Perbankan Tanah Air Perlu Manfaatkan Relasi Global Indonesia
Rabu, 06 Desember 2023 - 14:02 WIB
Yusuf menambahkan, penetrasi perbankan ke perdagangan internasional juga memiliki tantangan, di antaranya risiko kredit dari kemampuan debitur untuk membayar kredit, kondisi perekonomian global yang bisa berubah sewaktu-waktu, kebutuhan kredit dari beragam lapangan usaha, hingga perbedaan hukum dan peraturan tentang ekspor impor di negara-negara tujuan ekspor.
“Analisisnya tentu saja akan lebih dalam dibandingkan dengan membiayai aktivitas ekonomi dalam negeri, tetapi hal itu sangat mungkin terjadi bagi bank yang memiliki kapasitas global,” katanya.
Seperti diketahui, saat ini Indonesia telah memiliki Indo-Pacific Economic Framework (IPEF) yang dapat dijadikan sebagai landasan untuk membuka komunikasi yang intensif terhadap kerja sama dagang yang saling menguntungkan antara Indonesia, ASEAN, dan negara-negara Indo Pasifik.
Salah satu negara yang telah memiliki hubungan dagang jangka panjang dan merupakan mitra strategis Indonesia adalah Jepang. Pada 2022, kerja sama bilateral antara Indonesia dan Jepang di sektor perdagangan mencapai USD34,79 miliar atau meningkat 33,35% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, belum lama ini juga mengajak pemerintah Jepang memperkuat kolaborasi dan kerja sama dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan dan pengembangan ekonomi kreatif sebagai sektor yang membuka lebih banyak peluang investasi di Indonesia.
Selain mitra dagang, budaya Jepang juga menjadi budaya alternatif yang disukai masyarakat Indonesia. Hal ini turut menciptakan ceruk pasar tersendiri, termasuk event akbar Festival Jak Japan Matsuri yang baru-baru ini digelar.
“Analisisnya tentu saja akan lebih dalam dibandingkan dengan membiayai aktivitas ekonomi dalam negeri, tetapi hal itu sangat mungkin terjadi bagi bank yang memiliki kapasitas global,” katanya.
Seperti diketahui, saat ini Indonesia telah memiliki Indo-Pacific Economic Framework (IPEF) yang dapat dijadikan sebagai landasan untuk membuka komunikasi yang intensif terhadap kerja sama dagang yang saling menguntungkan antara Indonesia, ASEAN, dan negara-negara Indo Pasifik.
Salah satu negara yang telah memiliki hubungan dagang jangka panjang dan merupakan mitra strategis Indonesia adalah Jepang. Pada 2022, kerja sama bilateral antara Indonesia dan Jepang di sektor perdagangan mencapai USD34,79 miliar atau meningkat 33,35% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, belum lama ini juga mengajak pemerintah Jepang memperkuat kolaborasi dan kerja sama dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan dan pengembangan ekonomi kreatif sebagai sektor yang membuka lebih banyak peluang investasi di Indonesia.
Selain mitra dagang, budaya Jepang juga menjadi budaya alternatif yang disukai masyarakat Indonesia. Hal ini turut menciptakan ceruk pasar tersendiri, termasuk event akbar Festival Jak Japan Matsuri yang baru-baru ini digelar.
Lihat Juga :