Negosiasi Investasi Asing Pengembangan Taksi Terbang di IKN Masih Alot

Jum'at, 08 Desember 2023 - 12:30 WIB
Menurutnya ketertarikan minat calon investor asing tergolong cukup tinggi untuk minat pengembangan teknologi modern di IKN. Namun Badan Otorita juga selektif memilih calon investor yang cocok dengan kemampuan keekonomian negara maupun masyarakat yang bakal menggunakan teknologi tersebut.

Lebih lanjut, beberapa negara juga tertarik untuk mengembangkan taksi terbang di IKN, seperti Korea dengan Hyundai Motor Company, China melalui perushaan Guangzhou EHang Intelligent Technology Co. Ltd, dan Amerika lewat perusahaan Boeing Wisk. "Kalau untuk Hyundai yang besar, 5 pessenger, 4 penumpang 1 pilot itu rencana Juli 2024," kata Ali.

Baca Juga: Mobil Terbang Ini Bisa Tempuh Jakarta ke Semarang Tanpa Berhenti

Selain taksi terbang, teknologi terbarukan rencananya juga bakal dipamerkan di IKN pada tahun depan. Seperti autonomous vehicle atau bus tanpa awak yang rencananya bakal dikerjasamakan oleh perusahaan lokal seperti DAMRI atau Bluebird.

"Mau saya ada peningkatan kapasitas perusahaan, peningkatan SDM kita dengan pengembangan bersama. Jadi yang dikembangkan di IKN ini co-crearion, nggak hanya ambil produknya tapi ada pengembangan bersama," jelasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!