Jelang Tutup Tahun, Belanja Pemerintah Pusat Tembus Rp1.840,4 Triliun
Jum'at, 15 Desember 2023 - 18:20 WIB
Baca Juga: Pendapatan Negara hingga 12 Desember 2023 Tembus Rp2.553,2 Triliun
Selanjutnya, belanja non K/L sebesar Rp894,3 triliun atau setara 71,8% dari APBN. Ini terdiri dari realisasi subsidi pupuk, Kartu Prakerja, serta pembayaran subsidi dan kompensasi (BBM dan listrik). Realisasi non K/.L akan meningkat seiring proses pembayaran berbagai program, termasuk subsidi dan kompensasi di bulan Desember.
"Pembayaran subsidi, selain memberikan manfaat kepada masyarakat, juga membuat BUMN lebih sehat dan dapat berkontribusi bagi negara secara optimal," tambah Sri.
Dari total angka BPP tersebut, Sri menyebut bahwa sebesar Rp1.060 triliun atau 57,6% dari BPP langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Ini dimanfaatkan salah satunya untuk perlinsos, petani, dan UMKM berupa bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp27,9 triliun untuk 9,8 juta keluarga penerima manfaat (KPM), Kartu Sembako sebesar Rp44,3 triliun untuk 18,7 juta KPM, bansos pangan tahap I Rp8,2 triliun, PBI JKN Rp42,4 triliun untuk 96,7 juta peserta," ungkap Sri.
Selanjutnya, belanja non K/L sebesar Rp894,3 triliun atau setara 71,8% dari APBN. Ini terdiri dari realisasi subsidi pupuk, Kartu Prakerja, serta pembayaran subsidi dan kompensasi (BBM dan listrik). Realisasi non K/.L akan meningkat seiring proses pembayaran berbagai program, termasuk subsidi dan kompensasi di bulan Desember.
"Pembayaran subsidi, selain memberikan manfaat kepada masyarakat, juga membuat BUMN lebih sehat dan dapat berkontribusi bagi negara secara optimal," tambah Sri.
Dari total angka BPP tersebut, Sri menyebut bahwa sebesar Rp1.060 triliun atau 57,6% dari BPP langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Ini dimanfaatkan salah satunya untuk perlinsos, petani, dan UMKM berupa bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp27,9 triliun untuk 9,8 juta keluarga penerima manfaat (KPM), Kartu Sembako sebesar Rp44,3 triliun untuk 18,7 juta KPM, bansos pangan tahap I Rp8,2 triliun, PBI JKN Rp42,4 triliun untuk 96,7 juta peserta," ungkap Sri.
Lihat Juga :