Duileh, Harga Si Kuning Bisa Tembus Rp2 Juta Per Gram
Minggu, 09 Agustus 2020 - 21:00 WIB
"Jadi emas masih oke. Apalagi saat ini properti sedang lesu, jadi alternatif ya emas," ungkap dia. ( Baca juga:Anies Baswedan Bikin Keok Kang Emil, Ganjar, dan Khofifah )
Ketiga, adanya tren ketika bank sentral berbagai negara mulai meningkatkan cadangan emasnya. Peningkatan itu dilakukan untuk mengantisipasi ketika terjadinya tekanan ekonomi seperti kenaikan inflasi.
Keempat, apabila dilihat dari sisi suplai tidak ditemukannya tambang emas yang cukup besar dalam 10 tahun terakhir. Alhasil, suplai menjadi sangat terbatas dan tidak ada kenaikan produksi emas.
"Faktor faktor tersebut yang membuat emas masih menjadi primadona," katanya.
Namun yang harus menjadi perhatian, kenaikan harga emas mencapai lebih dari Rp1,5 juta per gram terjadi saat tanda-tanda pemulihan di luar ekspektasi.
Ketiga, adanya tren ketika bank sentral berbagai negara mulai meningkatkan cadangan emasnya. Peningkatan itu dilakukan untuk mengantisipasi ketika terjadinya tekanan ekonomi seperti kenaikan inflasi.
Keempat, apabila dilihat dari sisi suplai tidak ditemukannya tambang emas yang cukup besar dalam 10 tahun terakhir. Alhasil, suplai menjadi sangat terbatas dan tidak ada kenaikan produksi emas.
"Faktor faktor tersebut yang membuat emas masih menjadi primadona," katanya.
Namun yang harus menjadi perhatian, kenaikan harga emas mencapai lebih dari Rp1,5 juta per gram terjadi saat tanda-tanda pemulihan di luar ekspektasi.
(uka)
Lihat Juga :