Dukung Program Pemerintah, Pupuk Kaltim Operasikan SPKL Terlengkap di Indonesia
Sabtu, 30 Desember 2023 - 15:46 WIB
Selanjutnya dua port charging sepeda motor menggunakan sistem swap, yang masing-masing terdiri dari 10 slot pengisian dan satu slot penukaran. Port ini memiliki spesifikasi sistem autolog dan self service, serta didukung sistem verifikasi user hingga verifikasi baterai. Port charging ini pun dapat mendeteksi kapasitas dan kesehatan baterai, sekaligus tahan pada kondisi outdoor.
Terakhir, port pengisian daya bus listrik dengan dua nozzle yang telah didukung teknologi fast charging. Port ini memiliki daya 160 Kw, yang bisa mengisi daya baterai berkapasitas 128 Kwh hingga 315 Kwh. Tiap pengisian akan memakan durasi sekitar satu jam untuk bus medium, serta 2,5 jam untuk bus besar dari kapasitas 20% ke 100%.
"SPKL Pupuk Kaltim menjadi yang pertama dari seluruh industri pupuk dan pangan di Indonesia. Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena SPKL ini telah memiliki port charging kendaraan listrik terlengkap dalam satu lokasi," terang Erwin.
Direktur Utama Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo mengungkapkan, pengoperasian SPKL erupakan wujud implementasi prinsip environment, social and governance (ESG) guna meningkatkan kinerja perusahaan secara berkelanjutan. Langkah ini pun bagian dari roadmap dekarbonisasi dalam mendukung program pemerintah untuk mencapai net zero emission di tahun 2060, dan Pupuk Kaltim telah mencanangkan berbagai inisiasi strategis untuk mencapai target NDC sebesar 32% di tahun 2030.
"Pupuk Kaltim memastikan sangat fokus terhadap dekarbonisasi dan penurunan emisi, sebagai bagian dari implementasi ESG di lingkup bisnis perusahaan. Bahkan seluruh upaya ini juga telah diakui di tataran global, dengan capaian ESG Risk Rating peringkat tertinggi dunia untuk sektor agrokimia dari Sustainalytics," ujar Soesilo.
Dikatakan Soesilo, di usia ke-46 tahun Pupuk Kaltim akan terus memaksimalkan langkah dalam mendorong transformasi industri yang lebih hijau dengan berbagai inovasi. Komitmen ini pun sebagai upaya perusahaan menjadi global cost leader di industri pupuk, melalui implementasi strategis operational excellence dalam menciptakan produk yang lebih kompetitif.
Terakhir, port pengisian daya bus listrik dengan dua nozzle yang telah didukung teknologi fast charging. Port ini memiliki daya 160 Kw, yang bisa mengisi daya baterai berkapasitas 128 Kwh hingga 315 Kwh. Tiap pengisian akan memakan durasi sekitar satu jam untuk bus medium, serta 2,5 jam untuk bus besar dari kapasitas 20% ke 100%.
"SPKL Pupuk Kaltim menjadi yang pertama dari seluruh industri pupuk dan pangan di Indonesia. Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena SPKL ini telah memiliki port charging kendaraan listrik terlengkap dalam satu lokasi," terang Erwin.
Direktur Utama Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo mengungkapkan, pengoperasian SPKL erupakan wujud implementasi prinsip environment, social and governance (ESG) guna meningkatkan kinerja perusahaan secara berkelanjutan. Langkah ini pun bagian dari roadmap dekarbonisasi dalam mendukung program pemerintah untuk mencapai net zero emission di tahun 2060, dan Pupuk Kaltim telah mencanangkan berbagai inisiasi strategis untuk mencapai target NDC sebesar 32% di tahun 2030.
"Pupuk Kaltim memastikan sangat fokus terhadap dekarbonisasi dan penurunan emisi, sebagai bagian dari implementasi ESG di lingkup bisnis perusahaan. Bahkan seluruh upaya ini juga telah diakui di tataran global, dengan capaian ESG Risk Rating peringkat tertinggi dunia untuk sektor agrokimia dari Sustainalytics," ujar Soesilo.
Dikatakan Soesilo, di usia ke-46 tahun Pupuk Kaltim akan terus memaksimalkan langkah dalam mendorong transformasi industri yang lebih hijau dengan berbagai inovasi. Komitmen ini pun sebagai upaya perusahaan menjadi global cost leader di industri pupuk, melalui implementasi strategis operational excellence dalam menciptakan produk yang lebih kompetitif.
Lihat Juga :