TikTok Kuasai 75% Saham Tokopedia, Apakah Menguntungkan Buat UMKM?
Minggu, 21 Januari 2024 - 10:12 WIB
"Kan seperti yang saya kritisi sejak lama bahwa sebetulnya kan saham pendiri ini satu perak, satu rupiah kan. Dia bisa di-re-evaluasi kalau ada merger, akuisisi, makanya ada merger Gojek dan Tokopedia jadi GoTo,” beber dia.
“Kemudian, begitu itu merger GoTo, uang itu masuk sehingga bisa me-re-evaluasi harga per IPO-nya ke 265. Jadi orang yang tadinya punya harta satu perak naik harga jadi 265, bukan karena dia setor duit. Pemegang saham lamanya keluar kan, apa tidak menyakitkan buat investor ritel," lanjutnya.
Sebagai informasi, TikTok Shop kembali beroperasi di Indonesia setelah 2 bulan tutup. Raksasa China tersebut menggandeng Tokopedia dengan mengendalikan 75,01% saham perusahaan. Namun, kerja sama tersebut dipastikan tidak akan membuat dilusi lebih lanjut soal kepemilikan GoTo di Tokopedia.
“Kemudian, begitu itu merger GoTo, uang itu masuk sehingga bisa me-re-evaluasi harga per IPO-nya ke 265. Jadi orang yang tadinya punya harta satu perak naik harga jadi 265, bukan karena dia setor duit. Pemegang saham lamanya keluar kan, apa tidak menyakitkan buat investor ritel," lanjutnya.
Sebagai informasi, TikTok Shop kembali beroperasi di Indonesia setelah 2 bulan tutup. Raksasa China tersebut menggandeng Tokopedia dengan mengendalikan 75,01% saham perusahaan. Namun, kerja sama tersebut dipastikan tidak akan membuat dilusi lebih lanjut soal kepemilikan GoTo di Tokopedia.
(akr)
Lihat Juga :