Bahlil Kaget Pajak Hiburan Naik Sampai 75%: Makanya di Hold Dulu

Jum'at, 26 Januari 2024 - 15:50 WIB
Menteri Invetasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Menteri Invetasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan pajak hiburan ini dapat mengganggu iklim investasi di sektor hiburan.

Bahlil menjelaskan, adanya pajak yang tinggi ini bisa berdampak pada tingginya biaya produksi kemudian tingginya harga jual ke konsumen, dan akhirnya berdampak pada penurunan penjualan. Sebab itu, kenaikan pajak tersebut di pending terlebih dahulu.



"Saya juga kaget, memang ini menggangu, tetapi Pak Menko sudah menyampaikan di hold dulu. Menurut saya sebagai yang dulu merasakan fasilitas pajak hiburan, mahal juga, tidak ada orang mau masuk kalau begini," ujar Bahlil dalam laporan invetasi tahun 2023, dikutip Rabu (25/1/2024).

Baca Juga: Bahlil Tak Terima Hilirisasi Era Jokowi Disebut Ugal-ugalan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!