Indef Bingung, Strategi Perdagangan Indonesia Berorientasi Ekspor atau Impor?

Rabu, 12 Agustus 2020 - 13:06 WIB
Sedangkan Inggris, lanjut dia, neraca perdagangannya negatif (defisit). Sebab, strategi negara Ratu Elizabeth itu adalah menargetkan impor dengan kualitas tinggi, namun harga rendah.

(Baca Juga: Impor Mainan China Tetap Deras di Tengah Pandemi, Pengusaha: SNI-nya Palsu)

"Tapi Inggris bisa tetap menjadi negara besar karena mereka menargetkan impor-impor barang yang berkualitas dengan harga yang murah," terangnya. Dengan demikian, sambung Dzulfian, yang diuntungkan dalam strategi ini adalah konsumen atau penduduk negaranya. "Nah pertanyaannya, Indonesia mau memilih yang yang mana? Export oriented atau import oriented?" cetusnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!