Telkom Indonesia Bakal Konsolidasi Aset Infrastruktur ke InfraCo

Jum'at, 02 Februari 2024 - 10:05 WIB
Honesti mengatakan, bisnis servis InfaCo akan fokus ke Internet Service Provider (ISP) dan Other Licensed Operator (OLO). "Jadi semua aset Telkom, kecuali tower, itu akan di inbreng-kan, di transfer ke InfraCo, InfraCo nanti akan memegang asetnya di bidang servis-nya gitu, servisnya nanti fokus ke ILO dan ASP," jelasnya.

"Cuma tahap pertama, ibaratkan bayi ini nggak mungkin langsung di suruh lari ya, dia kan merangkak dulu gitu kan, jadi tahun pertama mengenai servis dulu, aset masih di Telkom, sambil kita lakukan proses dulijen berapa sih sebenarnya aset yang layak untuk di transfer ke mereka," beber dia.

Baca Juga: 11 Jurusan di Telkom University Surabaya Beserta Biaya Kuliahnya

Pendirian InfraCo merupakan langkah transformasi Telkom Indonesia, terutama menerapkan strategi Five Bold Moves, dengan memperkuat segmen enterprise atau business to business (B2B). Karena itu, InfraCo bakal menjadi sumber pendapatan baru emiten telekomunikasi pelat merah itu.

"Inisiatif InfraCo, InfraCo ini adalah semua bisnis kokentofity network di Telkom yang berbasis fiber optik. Akan kita spin off menjadi satu perusahaan sendiri, anak perusahaan. Maka akan memegang semua bisnis network berbasis fiber-nya Telkom Group, ini akan jadi anak usaha sendiri," jelas dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!