Kurs Rupiah Ditutup Perkasa Hari Ini ke Rp15.660/USD, Pengaruh The Fed Masih Terasa

Jum'at, 02 Februari 2024 - 17:17 WIB
Pasar menantikan penurunan suku bunga pada bulan Mei seiring pendekatan nonfarm payrolls Setelah The Fed meremehkan perkiraan penurunan suku bunga di bulan Maret, para pedagang mulai memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin di bulan Mei.

Dari sentimen domestik, Bank Indonesia menyatakan bahwa ekonomi Indonesia menjadi salah satu yang terbaik di dunia pada 2023 dengan pertumbuhan ekonomi sekitar lima persen. Hal itu disertai dengan inflasi sebesar 2,61% atau salah satu yang terendah di dunia.

BI memprediksi gelombang ekonomi global pada 2024 dan 2025 akan lebih rendah dari 2023 atau 2022. Salah satu faktor yang dapat mendorong dinamika ekonomi global tahun ini ialah kontestasi pemilihan umum (pemilu) yang terjadi di 54 negara pada 2024.

Berdasarkan data diatas, mata uang rupiah hari ini menguat, selanjutnya untuk perdagangan pekan depan diprediksi bergerak fluktuatif dan kemudian ditutup melanjutkan penguatan di rentang Rp15.610 - Rp15.700.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!