Sumber Daya Laut RI Masih Dikuasai Asing, Terbesar dari China

Senin, 05 Februari 2024 - 14:45 WIB
Trenggono menyebutkan, berdasarkan bidang usaha dari investasi yang masuk, pengolahan ikan menempati urutan pertama dengan nilai investasi sebesar Rp3,65 triliun, budidaya perikanan Rp2,6 triliun, pemasaran Rp1,95 triliun, penangkapan ikan Rp1,18 triliun, dan jasa perikanan Rp185,51 triliun.

Baca Juga: KKP Pastikan Armada dan Personil Pengawasan Siap Kawal Program Ekonomi Biru

Di sisi lain, sektor kelautan dan perikanan mengimplementasikan 5 arah kebijakan ekonomi biru. Pertama memperluas kawasan konservasi laut, kedua penangkapan ikan terukur berbasis kuota, ketiga pengembangan budidaya lautan pesisir dan darat yang berkelanjutan, keempat pengawasan dan pengendalian kawasan pesisir dan Pulau-Pulau kecil, dan kelima pembersihan sampah plastik di laut melalui gerakan partisipasi nelayan atau bulan cinta laut.

"Tata kelola perikanan di laut terus dilakukan melalui kebijakan penangkapan ikan tropor berbasis kuota, yang diatur dalam Peraturan Pemerintah nomor 11 tahun 2023 tentang Penangkapan Ikan Terukur," tutupnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!