Jababeka Komitmen Kembangkan Transit Oriented Development Cikarang-Jababeka

Senin, 12 Februari 2024 - 12:42 WIB
Correctio sendiri memiliki tiga pilar utama dalam pengembangannya, yakni Industry 4.0, Society 5.0, dan Transit Oriented Development. Pengembangan TOD Cikarang-Jababeka yang berpusat di tengah Kota Jababeka diproyeksi tidak hanya akan memberikan dampak positif bagi wilayah Cikarang, namun juga mampu menghadirkan multiplier effect bagi berbagai kalangan.

“Dampak TOD Cikarang-Jababeka akan bisa dirasakan masyarakat, penghuni, pelaku bisnis, dan juga investor kami kedepannya. Dari adanya rencana infrastruktur dalam TOD yakni MRT, juga beberapa sarana publik lainnya yang terhubung langsung dengan kawasan Jababeka, sudah pasti ini akan memberikan benefit bagi banyak pihak,” ungkap Marcus menambahkan.

Sebagai langkah lanjutan, Jababeka telah menyiapkan rencana pengembangan kawasan baru yang berfungsi sebagai pusat aktivitas bisnis (CBD), komersial, maupun residensial yang berbasis transportasi untuk menghubungkan kawasan Jababeka Cikarang dengan Jakarta, Bandung dan Tangerang. Lokasinya nanti berada tepat di jantung Kota Jababeka, yang mana pada saat ini sudah berdiri pusat pendidikan bertaraf internasional yakni President University.

Tepat di samping lokasi rencana pengembangan kawasan baru tersebut, telah terdapat pusat kesehatan dan dalam waktu dekat bakal segera hadir pusat perbelanjaan bintang lima yakni Plaza Indonesia Jababeka dan AEON Supermarket.

Sementara di sebelahnya telah terdapat lapangan golf internasional seluas kurang lebih 70 hektare yang didesain langsung oleh golfer ternama Nick Faldo. Bernama Jababeka Golf & Country Club, rata-rata pemain golf di sini mencapai 60.000 per tahun, dengan 80% pemain golf yang datang merupakan kalangan ekspatriat dan pebisnis eksekutif.

Ada Klaster Baru Paling Dekat dari Stasiun MRT

Menyoal kepatuhan terhadap prinsip dasar TOD, Jababeka berkomitmen untuk memastikan bahwa komposisi antara residensial, perdagangan, jasa, perkantoran, ruang terbuka, dan ruang publik di Jababeka akan dipertimbangkan dengan cermat.

Pengembangan TOD Cikarang-Jababeka juga akan didukung dengan fasilitas pejalan kaki yang memadai, sehingga menjadikannya ramah bagi masyarakat yang bepergian dengan berjalan kaki, sepeda, atau moda transportasi umum.

“Saat ini jalur pejalan kaki cukup lebar terutama di area boulevard, sehingga dapat digunakan juga sebagai jalur sepeda dan joging. Tapi kami berencana meningkatkan jalur pejalan kaki di area jalan sekunder, sehingga akses bagi penghuni dari rumah menuju stasiun MRT lebih nyaman lagi,” terang Marcus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!