Pemerintah Tarik Utang Rp107,6 Triliun Per Januari 2024

Jum'at, 23 Februari 2024 - 10:11 WIB
Menurut dia, Kementerian Keuangan juga akan terus melakukan koordinasi dan sinergi dengan Bank Indonesia, serta pembiayaan dilakukan secara prudent dan fleksibel.

“Kalau kita mengatakan fleksibel, artinya pengadaan utang selalu kita pikirkan dałam konteks timing, kapan, besarannya, bentuk instrumennya, dan currency mix,” kata Suahasil.

Perlu diketahui, APBN 2024 hingga akhir Januari mencatatkan surplus sebesar Rp31,3 triliun atau 0,14% PDB, dengan keseimbangan primer tercatat positif sebesar Rp61,4 triliun.

Realisasi Belanja Negara mencapai Rp184,2 triliun atau 5,5 % pagu APBN. Dukungan APBN kepada APBD melalui Transfer ke Daerah (TKD) meningkat, di mana sampai dengan 31 Januari 2024 mencapai Rp87,8 triliun (10,2% dari pagu APBN).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!