Tips MotionTrade: Mengenal Agio Saham dan Cara Menghitungnya
Senin, 26 Februari 2024 - 10:18 WIB
Ada 2 (dua) jenis agio saham, yaitu agio biasa dan agio treasury. Agio biasa adalah agio saham yang berasal dari penjualan saham baru oleh perusahaan kepada investor. Agio treasury adalah agio saham yang berasal dari aksi buyback atau pembelian kembali saham oleh perusahaan dan kemudian menjualnya kembali dengan harga lebih tinggi.
Lantas bagaimana cara menghitung agio saham? Agio saham memiliki rumus nilai jual dikurangi dengan nilai nominal. Sebagai contoh, Perusahaan emiten ABCD menerbitkan 1 juta lembar saham dengan nilai nominal Rp 2.000 per lembar. Perusahaan tersebut kemudian menjual sahamnya ke publik dengan harga penawaran awal senilai Rp 3.500 per lembar. Berdasarkan contoh di atas, maka Anda dapat melakukan perhitungan agio saham dengan cara:
Nilai nominal awal saham: Rp 2.000 x 1 juta lembar saham = Rp2.000.000.000
Setelah penawaran: Rp3.500 x 1 juta lembar saham = Rp3.500.000.000
Agio saham: Rp 3.500 - Rp 2.000 = Rp 1.500
Lantas bagaimana cara menghitung agio saham? Agio saham memiliki rumus nilai jual dikurangi dengan nilai nominal. Sebagai contoh, Perusahaan emiten ABCD menerbitkan 1 juta lembar saham dengan nilai nominal Rp 2.000 per lembar. Perusahaan tersebut kemudian menjual sahamnya ke publik dengan harga penawaran awal senilai Rp 3.500 per lembar. Berdasarkan contoh di atas, maka Anda dapat melakukan perhitungan agio saham dengan cara:
Nilai nominal awal saham: Rp 2.000 x 1 juta lembar saham = Rp2.000.000.000
Setelah penawaran: Rp3.500 x 1 juta lembar saham = Rp3.500.000.000
Agio saham: Rp 3.500 - Rp 2.000 = Rp 1.500
Lihat Juga :