Sinergi BUMN Karya Hubungkan Papua lewat Jembatan Youtefa

Kamis, 13 Agustus 2020 - 08:31 WIB
Direktur Operasi II Hutama Karya, Novias Nurendra mengatakan bahwa Jembatan Youtefa merupakan hasil sinergi 3 BUMN Karya di Indonesia. “Sejalan dengan salah satu item yang ada dalam core values “AKHKLAK” yaitu kolaboratif, jembatan ini dibangun atas kolaborasi antara Hutama Karya dengan PT PP dan Nindya Karya yang pembangunannya memakan waktu 4 (empat) tahun sejak tahun 2015 hingga tahun 2019. Pembangunan jembatan ini menelan biaya sekitar Rp1,8 triliun dengan sumber pendanaan dari APBN,” ujar Novias.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa kehadiran Jembatan Youtefa ini menjadi salah satu solusi permasalahan kepadatan penduduk di sana.

“Jembatan ikonik ini sepenuhnya merupakan hasil karya anak bangsa dan kami sangat bangga dapat terlibat dalam pembangunannya. Tentu kehadiran jembatan ini memberikan manfaat yang sangat banyak. Salah satu manfaat yang paling terlihat adalah waktu tempuh dari Kota Jayapura jika ingin menuju Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw akan lebih cepat menjadi hanya sekitar 30-45 menit saja, dari semula 1,5 hingga 2 jam. Seperti kita tau Skouw juga menjadi embrio pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan,” pungkas Novias menjelaskan.

Jembatan Youtefa membentang sepanjang sekitar 1.800 meter dengan lebar 17 meter. Jembatan tersebut dihiasi oleh dua buah pelengkung baja berwarna merah dan terlihat megah. Selain menjadi ikon baru Kota Jayapura, jembatan ini juga merupakan simbol pertumbuhan ekonomi dan kemajuan infrastruktur di wilayah timur.

Dengan warna merah mencolok, pembangunan jembatan ini sempat meraih rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI) yakni rekor pengiriman jembatan rangka baja utuh dengan jarak terjauh dan rekor pemasangan jembatan rangka baja utuh terpanjang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!