Aman Bunda, Pedagang di Pasar Tanah Abang Nggak Jual Kurma Israel

Sabtu, 02 Maret 2024 - 19:05 WIB
"Kalau kurma kita banyak ya dari Madina, Palestina, dan Tunisia. Tapi kalau Israel enggak ada," tegasnya saat ditemui MNC Portal di lokasi, Sabtu (2/3/2024).

Baca Juga: 5 Jenis Kurma untuk Buka Puasa dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Karyawan di toko Elshanum, Syarif, mengatakan hal serupa. Dia menyebutkan bahwa tokonya juga tidak memperdagangkan kurma Israel. "Untuk Israel kita sudah boikot, kita enggak ada. Khusus produk Palestina, Tunisia, Madina, Mesir, dari sana semua. Iya boikot (kurma Israel) kita enggak jual dari dulu ya," jelasnya.

Gerakan boikot di seluruh dunia dipastikan bakal melukai industri kurma Israel. Sebab, negara itu adalah salah satu dari lima pengekspor kurma terbesar dunia. Sekitar sepertiga ekspor kurma Israel terjadi menjelang hingga bulan Ramadan. Mengutip Middle East Eye, Nilai ekspor kurma Israel mencapai USD338 juta pada 2022 lalu, atau sekira Rp5,07 triliun (kurs Rp15.000/USD).

Seruan boikot terhadap kurma Israel makin gencarkan disuarakan menjelang bulan Ramadan. Boikot disebut sebagai salah satu upaya nyata menentang aksi keji penjajah zionis terhadap rakyat Palestina. Terlebih, kurma Israel dihasilkan dari tanah dan kebun-kebun yang dirampas dari rakyat Palestina.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!