Pasar Keuangan Berubah selama Ramadan? Pemeriksaan Realitas Berbasis Data

Rabu, 25 Maret 2026 - 06:21 WIB
loading...
Pasar Keuangan Berubah...
Setiap tahun, para trader mengajukan pertanyaan yang sama: apakah pasar keuangan berperilaku berbeda selama bulan Ramadan. Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - Setiap tahun, para trader mengajukan pertanyaan yang sama: apakah pasar keuangan berperilaku berbeda selama Ramadan? Meskipun rutinitas harian banyak orang mungkin berubah, pasar keuangan global tetap dipengaruhi oleh kekuatan yang sama kuatnya seperti pada waktu lain dalam setahun.

Volatilitas, tren, dan pergerakan harga tidak ditentukan oleh kalender, melainkan oleh peristiwa makroekonomi yang sedang berlangsung, kondisi keuangan, dan perkembangan geopolitik yang memengaruhi pasar sepanjang tahun. Lalu apa yang sebenarnya memengaruhi pasar keuangan?

Pasar keuangan dipengaruhi oleh arus modal, ekspektasi ekonomi, dan persepsi risiko. Kekuatan ini beroperasi tanpa memandang musim dan festival regional. Pendorong utamanya adalah, pertama, Kebijakan Bank Sentral. Kebijakan suku bunga, panduan ke depan, dan pengelolaan likuiditas oleh bank sentral seperti Federal Reserve, Bank Sentral Eropa, Bank Inggris, dan Bank Jepang merupakan penggerak pasar yang paling berpengaruh. Baca juga: Apakah Ramadan Bulan Sepi bagi Pasar atau Hanya Salah Paham? Ini Faktanya

Ekspektasi suku bunga memengaruhi nilai tukar, harga emas dan komoditas, dan harga pasar saham. Pernyataan dari satu bank sentral bisa menggerakkan pasar dalam satu jam, sesuatu yang biasanya terjadi dalam beberapa minggu aktivitas pasar normal.

Kedua, Data Inflasi dan Ketenagakerjaan. Indikator makroekonomi seperti indeks harga konsumen (inflasi), laju pertumbuhan GDP, dan laporan pasar tenaga kerja secara langsung memengaruhi ekspektasi para investor dan pemain utama terkait kebijakan moneter dan kondisi perekonomian.

Laporan ini memicu volatilitas mata uang, indeks, dan komoditas di pasar global. Misalnya, data inflasi yang lebih tinggi bisa mendorong kenaikan imbal hasil obligasi dan menguatkan mata uang, sementara data ketenagakerjaan yang lemah bisa memicu arus modal keluar ke aset safe haven atau investasi alternatif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Euforia Pesta Bola Dunia...
Euforia Pesta Bola Dunia Menular ke Aset Kripto, Trade for Glory 2026 Digelar
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
Edukasi Trader dengan...
Edukasi Trader dengan Strategi 3 EMA: Membaca Arah Tren dan Peluang
Di Tengah Tren Trading,...
Di Tengah Tren Trading, Aplikasi Berizin dan Regulasi Kian Penting Lindungi Investor
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Belajar dari Pengalaman...
Belajar dari Pengalaman Pahit, Pentingnya Memilih Platform Investasi yang Terjamin Legalitasnya
Ramadan Penuh Makna:...
Ramadan Penuh Makna: Berbagi dan Menjaga Kepedulian Sosial di Bulan Suci
Suara 1.000 Bedug Siap...
Suara 1.000 Bedug Siap Menggema di Bundaran HI saat Malam Takbiran
Rekomendasi
Polisi Sita Uang Hampir...
Polisi Sita Uang Hampir Rp60 M dari Kafe di Cipete
Meta Blokir Fungsi Kamera...
Meta Blokir Fungsi Kamera Kacamata Pintar Jika Lampu Privasi Terhalang
Penuh Plot Twist! Simak...
Penuh Plot Twist! Simak Sinopsis Love Beyond Memory, Microdrama Seru di V+Short
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Selasa 3 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved