BRI Microfinance Outlook 2024 Jadi Ajang Tingkatkan Pembiayaan UMKM
Jum'at, 08 Maret 2024 - 22:06 WIB
“Saya senang forum ini karena tidak hanya munculkan ide baru tapi juga untuk evaluasi hal yang sudah kita lakukan. UMKM yang 29 juta yang belum dapat akses itu mereka akan jatuh pada mekanisme pasar biasa yaitu rentenir. Makanya kita harus terus jaga affordability begitu meraka punya akses (keuangan),” jelas Sri Mulyani.
Baca Juga: Menkop UKM Teten Masduki Puji Inovasi Pembiayaan UMKM yang Dilakukan BRI
Ide dan inovasi yang tercetus dalam forum BRI Microfinance Outlook 2024 salah satunya disampaikan oleh Peneliti Harvard Beatriz Armendariz. Dirinya menyebut, bahwa bank dengan segmen UMKM seperti BRI, harus lebih banyak memberikan pinjaman usaha kepada kaum perempuan.
Dia meyakini memberikan pinjaman usaha kepada perempuan akan bagus untuk ekonomi. Selain itu, dia mengatakan perempuan juga memiliki sejumlah kelebihan dibanding laki-laki, salah satunya adalah lebih taat membayar kredit.
"Saya percaya bahwa banyak lembaga keuangan mikro harus meminjamkan uang kepada perempuan, di BRI kita tahu 20% kliennya merupakan perempuan," kata Beatriz.
Sedangkan Direktur ADB untuk Indonesia, Jiro Tominaga mengungkapkan, bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Namun, pengembangannya belum maksimal karena dibutuhkan keterampilan akan digitalisasi oleh para pelaku pasar.
Baca Juga: Menkop UKM Teten Masduki Puji Inovasi Pembiayaan UMKM yang Dilakukan BRI
Ide dan inovasi yang tercetus dalam forum BRI Microfinance Outlook 2024 salah satunya disampaikan oleh Peneliti Harvard Beatriz Armendariz. Dirinya menyebut, bahwa bank dengan segmen UMKM seperti BRI, harus lebih banyak memberikan pinjaman usaha kepada kaum perempuan.
Dia meyakini memberikan pinjaman usaha kepada perempuan akan bagus untuk ekonomi. Selain itu, dia mengatakan perempuan juga memiliki sejumlah kelebihan dibanding laki-laki, salah satunya adalah lebih taat membayar kredit.
"Saya percaya bahwa banyak lembaga keuangan mikro harus meminjamkan uang kepada perempuan, di BRI kita tahu 20% kliennya merupakan perempuan," kata Beatriz.
Sedangkan Direktur ADB untuk Indonesia, Jiro Tominaga mengungkapkan, bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Namun, pengembangannya belum maksimal karena dibutuhkan keterampilan akan digitalisasi oleh para pelaku pasar.
(nng)
Lihat Juga :