Bakal Lanjutkan Tren Pelemahan, IHSG Diprediksi Bergerak di Kisaran 7.270-7.400

Kamis, 21 Maret 2024 - 07:50 WIB
Menurut William, pasar juga nampak tidak merespons sentimen suku bunga BI yang tetap pada 6%. Secara analisis teknikal, posisi candlestick IHSG nampak masih memperlihatkan kondisi jenuh.

"Walaupun sempat beberapa kali mencoba menguat, namun IHSG tidak mampu mencapai highest level (harian) yang mampu dipertahankan hingga akhir perdagangan, dan selalu berada di bawah MA5 dalam 3 candle terakhir," jelas William.

Ini mengindikasikan bahwa tekanan jual semakin besar dan terjadi pada saham-saham movers IHSG. Sedangkan untuk sentimen, belum ada sentimen baru yang perlu diperhatikan saat ini.

Sebelumnya, IHSG ditutup melemah sebesar -5.6 poin (-0.08%) menuju 7331,12 pada perdagangan hari Rabu 20 Maret 2024. Ada sebanyak 213 saham menguat, 296 saham menurun, dan 261 saham tidak mengalami perubahan harga pada perdagangan kemarin. Nilai transaksi mencapai 10.3T (all market).

Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal

NISP, buy, support 1390, posisi harga all time high dalam 1 tahun terakhir.

Trend following dengan posisi candlestick menguat di atas MA5 dan MA20.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!