Penjualan BBM Mulai Ngebul, Permintaan Bahan Bakar Naik 17% Sejak Juli
Sabtu, 15 Agustus 2020 - 15:20 WIB
Sedangkan jika dilihat rata-rata konsumsi harian, pada masa PSBB periode Maret-Juni 2020 konsumsi BBM hanya 104,89 ribu KL atau turun 25% dibanding 2019 yang mencapai 140,55 ribu KL. Selepas PSBB atau pada Juli 2020, demand BBM Pertamina kembali merangsek naik menjadi 121,98 ribu KL. Seiring mulai dibukanya sejumlah sektor ekonomi, konsumsi rerata harian BBM pada akhir tahun diperkirakan mencapai 122,89 ribu KL.
Di sisi lain, pandemi Covid-19 sejak Maret lalu justru membuat permintaan elpiji naik tipis 2% dibandingkan kondisi normal. Kenaikan tersebut terutama disebabkan masyarakat banyak melakukan aktivitas bekerja di rumah (WFH).
(Baca Juga: Penyaluran BBM Sentuh Wilayah Terluar RI, Volume Penjualan Naik )
Kendati demikian, karena daya beli konsumen diperkirakan menurun di kisaran 13% , penjualan elpiji diperkirakan hanya akan tumbuh 1,3% hingga akhir tahun ini. “Masa pandemi kan banyak rumah makan maupun restoran yang tutup,” ujar Jumali.
Menurut Jumali, sepanjang tahun ini penjualan elpiji diperkirakan mencapai 7,84 juta MT, naik dibanding realisasi penjualan 2019 yang mencapai 7,74 juta MT.
Di sisi lain, pandemi Covid-19 sejak Maret lalu justru membuat permintaan elpiji naik tipis 2% dibandingkan kondisi normal. Kenaikan tersebut terutama disebabkan masyarakat banyak melakukan aktivitas bekerja di rumah (WFH).
(Baca Juga: Penyaluran BBM Sentuh Wilayah Terluar RI, Volume Penjualan Naik )
Kendati demikian, karena daya beli konsumen diperkirakan menurun di kisaran 13% , penjualan elpiji diperkirakan hanya akan tumbuh 1,3% hingga akhir tahun ini. “Masa pandemi kan banyak rumah makan maupun restoran yang tutup,” ujar Jumali.
Menurut Jumali, sepanjang tahun ini penjualan elpiji diperkirakan mencapai 7,84 juta MT, naik dibanding realisasi penjualan 2019 yang mencapai 7,74 juta MT.
(akr)
Lihat Juga :