Penjualan BBM Mulai Ngebul, Permintaan Bahan Bakar Naik 17% Sejak Juli

Sabtu, 15 Agustus 2020 - 15:20 WIB
loading...
Penjualan BBM Mulai...
Selepas PSBB atau pada Juli 2020, demand BBM Pertamina kembali merangsek naik menjadi 121,98 ribu KL. Seiring mulai dibukanya sejumlah sektor ekonomi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Gara-gara pandemi virus corona (Covid-19) yang diikuti kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sejak akhir Maret lalu, permintaan bahan bakar minyak (BBM) Pertamina turun 25% dibandingkan dengan kondisi normal. Namun demikian, sejak Juli 2020 ketika masa adaptasi kebiasaan baru dimulai, permintaan BBM kembali naik sekitar 17% dibanding masa PSBB.

“Sampai akhir tahun nanti, prognosa kami permintaan BBM akan naik sekitar 4%. Memang belum normal seperti sebelum Covid karena secara volume diperkirakan turun 13,9% dibanding tahun sebelumnya,” kata Direktur Marketing PT Pertamina Patra Niaga sebagai Commercial and Trading Business Group Pertamina, Jumali saat video conference di Jakarta, kemarin.

(Baca Juga: Era New Normal, Konsumsi BBM Pertamina Merangkak Naik )

Berdasarkan catatan Pertamina, total penjualan BBM berdasarkan prognosa 2020 diperkirakan mencapai 44,16 juta kiloliter (KL). Jumlah tersebut lebih rendah dibanding realisasi penjualan BBM tahun 2019 yang mencapai 51,3 juta KL.

Sedangkan jika dilihat rata-rata konsumsi harian, pada masa PSBB periode Maret-Juni 2020 konsumsi BBM hanya 104,89 ribu KL atau turun 25% dibanding 2019 yang mencapai 140,55 ribu KL. Selepas PSBB atau pada Juli 2020, demand BBM Pertamina kembali merangsek naik menjadi 121,98 ribu KL. Seiring mulai dibukanya sejumlah sektor ekonomi, konsumsi rerata harian BBM pada akhir tahun diperkirakan mencapai 122,89 ribu KL.

Di sisi lain, pandemi Covid-19 sejak Maret lalu justru membuat permintaan elpiji naik tipis 2% dibandingkan kondisi normal. Kenaikan tersebut terutama disebabkan masyarakat banyak melakukan aktivitas bekerja di rumah (WFH).

(Baca Juga: Penyaluran BBM Sentuh Wilayah Terluar RI, Volume Penjualan Naik )

Kendati demikian, karena daya beli konsumen diperkirakan menurun di kisaran 13% , penjualan elpiji diperkirakan hanya akan tumbuh 1,3% hingga akhir tahun ini. “Masa pandemi kan banyak rumah makan maupun restoran yang tutup,” ujar Jumali.

Menurut Jumali, sepanjang tahun ini penjualan elpiji diperkirakan mencapai 7,84 juta MT, naik dibanding realisasi penjualan 2019 yang mencapai 7,74 juta MT.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Bisa Hemat...
Indonesia Bisa Hemat 10 Juta Liter BBM, asal ASN Disiplin WFH Sehari Seminggu
Imbau Mobil Maksimal...
Imbau Mobil Maksimal Isi BBM 50 Liter per Hari, Bahlil: Saya Mantan Sopir Angkot, Mohon Bijak
Purbaya Kaji WFH Tiap...
Purbaya Kaji WFH Tiap Jumat, Konsumsi BBM Bakal Susut 20 Persen
Hemat BBM Efek Perang...
Hemat BBM Efek Perang AS-Iran, Prabowo Beri Lampu Hijau WFH Jadi Opsi
Waspadai Kenaikan Konsumsi...
Waspadai Kenaikan Konsumsi Bahan Bakar di Lebaran 2026! BBM Diproyeksi Naik 12%, Avtur 2,8%
Konsumsi BBM Nonsubsidi...
Konsumsi BBM Nonsubsidi Pertamina Meningkat, Pertamax Naik 20%
Dukung Pemerintah Hemat...
Dukung Pemerintah Hemat Energi, Rodalink Ajak Masyarakat Bandung Bersepeda
Gaza Dibanjiri Coklat...
Gaza Dibanjiri Coklat dan Minuman Ringan saat Bahan Bakar dan Obat-obatan Ditahan Israel
Wakil Ketua Komisi XII...
Wakil Ketua Komisi XII Sebut Elektrifikasi Transportasi Bisa Hemat APBN hingga 30%
Rekomendasi
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Profil Luca Zidane,...
Profil Luca Zidane, Kiper Aljazair Putra Zinedine Zidane yang Kebobolan Hattrick Messi
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Berita Terkini
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
Pelajari Investasi,...
Pelajari Investasi, Mahasiswa Universitas IBA Palembang & Universitas Tazkia Kunjungi MNC Sekuritas
IHSG Ditutup Memerah...
IHSG Ditutup Memerah ke Posisi 6.220, Ada 403 Saham Berjatuhan
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Infografis
Mulai 17 Januari 2021...
Mulai 17 Januari 2021 Tarif Enam Ruas Jalan Tol Resmi Naik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved