PLN IP-China Energy Kaji Pengembangan Energi Hijau Skala Besar di Sulawesi

Senin, 25 Maret 2024 - 20:40 WIB
Perjanjian Studi Pengembangan Bersama antara PLN IP dengan China Energy Engineering Group Co., Ltd (CEEC) di Jakarta, Kamis (21/3/2024). FOTO/Ist
JAKARTA - PT PLN (Persero) melalui Sub Holding PLN Indonesia Power (PLN IP) menandatangani Perjanjian Studi Pengembangan Bersama atau Joint Development Studi Agreement (JDSA) dengan China Energy Engineering Group Co., Ltd (CEEC) di Jakarta, Kamis (21/3) lalu. Kerja sama ini terkait pengembangan proyek energi hijau secara komprehensif di Sulawesi.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, sebagai pemain kunci dalam agenda transisi energi di Tanah Air, PLN terus menjalin sinergi dengan mitra nasional dan global untuk mengakselerasi pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) secara masif. Hal ini juga sejalan dengan agenda Pemerintah untuk mencapai Net Zero Emissions (NZE) di tahun 2060 atau lebih cepat.



Baca Juga: PLN IP Dorong Pengembangan Energi Hijau Jadi Strategi Bisnis di 2024

"Penandatanganan kerja sama ini menjadi momen penting mengingat dalam waktu dekat Pemerintah bersama PLN akan merilis Rencana Usaha Ketenagalistrikan Nasional (RUKN) yang baru. Di sana akan diatur terkait pembangunan pembangkit EBT skala besar dan green transmission line yang menghubungkan antarpulau di Tanah Air," ujar Darmawan dalam keterangan resminya, Senin (25/3/2024).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!