Basuki Klaim Proyek PIK 2 dan BSD Tak Bakal Pakai APBN Meski Masuk PSN
Senin, 01 April 2024 - 21:47 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono buka suara soal penambahan 14 Proyek Strategis Nasional (PSN) baru di akhir periode Pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Menteri Basuki menjelaskan tidak semua PSN baru tersebut serta-merta mendapatkan pendanaan dari APBN. Sebab peralihan status PSN tersebut sekaligus merubah metode proyek yang sebelumnya solicited (prakarsa pemerintah) menjadi unsolicited (prakarsa badan usaha).
"Belum tentu APBN, kalau misalnya Harbour Road II Jakarta Utara, itu hanya minta status, tapi semuanya dia (badan usaha), karena dulu unsolicited, yang lainnya tetap tidak ada costnya, itu kalau di PUPR," ujar Basuki di Gedung DPR, Senin (4/1/2024).
Baca Juga: Ada PIK 2 dan BSD di 14 PSN Baru, Pengamat Sebut Proyek Say Thank You
Menteri Basuki menjelaskan tidak semua PSN baru tersebut serta-merta mendapatkan pendanaan dari APBN. Sebab peralihan status PSN tersebut sekaligus merubah metode proyek yang sebelumnya solicited (prakarsa pemerintah) menjadi unsolicited (prakarsa badan usaha).
"Belum tentu APBN, kalau misalnya Harbour Road II Jakarta Utara, itu hanya minta status, tapi semuanya dia (badan usaha), karena dulu unsolicited, yang lainnya tetap tidak ada costnya, itu kalau di PUPR," ujar Basuki di Gedung DPR, Senin (4/1/2024).
Baca Juga: Ada PIK 2 dan BSD di 14 PSN Baru, Pengamat Sebut Proyek Say Thank You
Lihat Juga :