Membuka Peluang Kerja Sama Industri Manufaktur Indonesia-Thailand

Rabu, 03 April 2024 - 23:47 WIB
Sementara itu, pasar pendingin udara Thailand bernilai USD1645,21 juta pada 2023 dan diperkirakan akan tumbuh dengan cepat dalam periode perkiraan compounded annual growth rate (CAGR) sebesar 5,93% hingga tahun 2029. Pasar AC Thailand telah berkembang dan berinovasi secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir ini.

Perlu diinformasikan pula, bahwa akan ada dua event menarik, yang masih berkaitan dengan isu ini, yakni di EH 98-100 BITEC, Bangkok, Thailand, 4 -7 September 2024. Yang pertama “Bangkok RHVAC”, The 13th Bangkok Refrigeration, Heating, Ventilation and Air-Conditioning Exhibition.

Baca Juga: Kinerja Manufaktur Indonesia Positif, Tepis Adanya Deindustrialisasi

Acara yang dianggap sebagai salah satu dari lima event pameran dan perdagangan penting di dunia untuk bidang refrigeration, heating, ventilation dan AC. RHVAC merupakan acara pameran dan perdagangan terbesar kedua di kawasan Asia-Pasifik dan terbesar di Asia Tenggara.

Sementara yang kedua adalah “Bangkok E&E” The 9th Bangkok Electric & Electronics 2024 (Bangkok E&E), sebuah p­ameran barang-barang listrik dan elektronik terbaru Thailand, yang akan menampilkan perkembangan terkini di bidang kelistrikan dan elektronika yang berkaitan dengan penghematan energi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!