Wall Street Berakhir Perkasa Ditopang Saham Tesla dan Apple
Selasa, 30 April 2024 - 06:50 WIB
Baca Juga: Elon Musk Sebut Robot Optimus Akan Mulai Dijual Tahun Depan
Tesla (TSLA.O), sahamnya melonjak 15,3%, setelah produsen kendaraan listrik itu membuat kemajuan dalam mendapatkan persetujuan peraturan untuk meluncurkan program bantuan pengemudi tingkat lanjut di China, pasar terbesar kedua setelah AS.
Sedangkan saham Apple (AAPL.O) juga naik 2,5% menyusul laporan bahwa pembuat iPhone telah memperbarui diskusi dengan OpenAI tentang penggunaan teknologi kecerdasan buatan generatif (AI) startup tersebut. Bernstein meningkatkan saham Apple menjadi "mengungguli".
Saham megacap lainnya berakhir lebih rendah termasuk Alphabet (GOOGL.O), Meta Platforms (META.O), dan Microsoft (MSFT.O). Sementara Nvidia (NVDA.O) ditutup lebih tinggi setelah mengurangi kerugian awal.
Sembilan dari 11 sektor S&P 500 (.SPX) berakhir lebih tinggi dipimpin oleh saham-saham sektor konsumen, utilitas, real estate, material dan industri. Ekuitas di bidang jasa komunikasi dan keuangan mengalami kerugian terbesar.
Tesla (TSLA.O), sahamnya melonjak 15,3%, setelah produsen kendaraan listrik itu membuat kemajuan dalam mendapatkan persetujuan peraturan untuk meluncurkan program bantuan pengemudi tingkat lanjut di China, pasar terbesar kedua setelah AS.
Sedangkan saham Apple (AAPL.O) juga naik 2,5% menyusul laporan bahwa pembuat iPhone telah memperbarui diskusi dengan OpenAI tentang penggunaan teknologi kecerdasan buatan generatif (AI) startup tersebut. Bernstein meningkatkan saham Apple menjadi "mengungguli".
Saham megacap lainnya berakhir lebih rendah termasuk Alphabet (GOOGL.O), Meta Platforms (META.O), dan Microsoft (MSFT.O). Sementara Nvidia (NVDA.O) ditutup lebih tinggi setelah mengurangi kerugian awal.
Sembilan dari 11 sektor S&P 500 (.SPX) berakhir lebih tinggi dipimpin oleh saham-saham sektor konsumen, utilitas, real estate, material dan industri. Ekuitas di bidang jasa komunikasi dan keuangan mengalami kerugian terbesar.
Lihat Juga :