Baru Dirilis, Aplikasi Ini Permudah Karyawan Kasbon Secara Digital

Rabu, 01 Mei 2024 - 22:41 WIB
Ari menjelaskan, ilustrasi pengajuan kasbon secara manual yang berjalan saat ini adalah karyawan mengisi formulir, kemudian izin ke bagian sumber daya manusia (SDM). Lalu, jika disetujui, bagian SDM akan meneruskan ke bagian keuangan, dan kemudian kasbon dicairkan secara tunai.

Sedangkan, lanjut dia, praktik kasbon secara digital yang saat ini mempunyai berbagai macam bentuk. Ada yang memberikan limit kasbon hingga 90% dari gaji, ada juga hingga 2-3 kali dari gaji dan proses pembayaran kembali kasbon dengan cara dicicil, serta dikenai bunga.

"Ayo Kasbon berbeda dengan platform yang lain, karena limit kasbon maksimal dibatasi sekitar 30-40%, tergantung kesepakatan dengan perusahaan. Kemudian pembayaran juga tidak dicicil, serta tanpa bunga. Kami hanya mengenakan biaya admin per kasbon," jelasnya.

Ari menjelaskan, hal ini didasari pengertian bahwa kasbon bukanlah pinjaman, melainkan gaji karyawan yang diambil lebih awal sebelum tanggal gajian. Untuk pembayaran, gaji karyawan langsung dipotong saat gajian.

"Jadi sangat berbeda dengan pinjol yang merupakan pinjaman dengan jumlah tertentu, dikenakan biaya admin, bunga, dan biaya lain, serta beban administrasi dan pembayarannya dengan cara penagihan. Inilah perbedaan mendasar platform Ayo Kasbon dan pinjol," paparnya.

Baca Juga: Guru Banyak Terjerat Pinjol Ilegal, Ini 10 Profesi Korban Pinjaman Online Terbanyak
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!