Sanksi Barat Ngawur, Penyitaan Aset Rusia Rusak Tatanan Internasional
Senin, 06 Mei 2024 - 11:07 WIB
"Risikonya adalah jika kita mulai mengabaikan prinsip-prinsip ini, prinsip-prinsip ini dapat digunakan untuk melawan kita oleh negara-negara lain dan kita membuat preseden yang dapat menimbulkan dampak yang tidak diinginkan di kemudian hari," jelasnya dikutip dari Russia Today, Senin (5/6/2024).
Para pejabat Eropa yang berbicara dengan FT mengatakan bahwa lebih mudah bagi AS untuk mengadopsi sikap garis keras karena dengan Washington hanya memegang sekitar USD5 miliar aset negara Rusia, mereka memiliki sedikit pengaruh dibandingkan dengan Eropa.
Presiden AS Joe Biden pada April menandatangani sebuah undang-undang yang mengizinkan penyitaan aset-aset Rusia yang disimpan di bank-bank Amerika. Moskow telah berulang kali menyatakan bahwa penyitaan aset-asetnya yang dibekukan akan merusak kepercayaan investor internasional terhadap sistem keuangan Barat, yang akan sangat sulit untuk dipulihkan.
Para pejabat Eropa yang berbicara dengan FT mengatakan bahwa lebih mudah bagi AS untuk mengadopsi sikap garis keras karena dengan Washington hanya memegang sekitar USD5 miliar aset negara Rusia, mereka memiliki sedikit pengaruh dibandingkan dengan Eropa.
Presiden AS Joe Biden pada April menandatangani sebuah undang-undang yang mengizinkan penyitaan aset-aset Rusia yang disimpan di bank-bank Amerika. Moskow telah berulang kali menyatakan bahwa penyitaan aset-asetnya yang dibekukan akan merusak kepercayaan investor internasional terhadap sistem keuangan Barat, yang akan sangat sulit untuk dipulihkan.
(nng)
Lihat Juga :