Susun Standar Material Konstruksi Reflektif Surya Tinggi, Komunitas SBCC Studi ke Australia

Senin, 13 Mei 2024 - 14:16 WIB
Upaya mengatasi fenomena, Urban Heat Island yakni pemanfaatan perumahan prefabrikasi dan modular yang sudah menggunakan material bangunan eksterior dengan tingkat pantulan surya tinggi, terutama penutup atap. Foto/Dok
JAKARTA - Menurut data yang dirilis Program Lingkungan Hidup PBB (UNEP), pembangunan lingkungan binaan merupakan penyerap energi terbesar serta penghasil emisi gas rumah kaca dan limbah yang sangat tinggi. Diperkirakan 40% dari konsumsi energi dan sekitar 30% emisi gas rumah kaca, disebabkan oleh lingkungan binaan secara global.

Baca Juga: Dukung Peningkatan Kompetensi TKK, Tatalogam Sertifikasi 120 Aplikator Baja Ringan



Dampak nyata yang kini semakin jelas dirasakan di berbagai belahan dunia adalah munculnya fenomena Urban Heat Island. Fenomena ini ditandai dengan semakin meningkatnya suhu kawasan pusat kota dibandingkan dengan kawasan di sekitarnya.

Menurut beberapa penelitian diketahui bahwa fenomena ini merupakan salah satu sumber utama yang menyebabkan terjadinya peningkatan suhu bumi atau pemanasan global. Fenomena Urban Heat Island ini terus meningkat seiring dengan terjadinya urbanisasi dan pertumbuhan kota.

Baca Juga: Demi Konstruksi Berkelanjutan, Kementerian PUPR Dorong Semen Ramah Lingkungan

Oleh karena itu, perlu dilakukan berbagai upaya untuk mengatasinya. Salah satunya dengan pemanfaatan perumahan prefabrikasi dan modular yang sudah menggunakan material bangunan eksterior dengan tingkat pantulan surya yang tinggi, terutama untuk penutup atap.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!