Neraca Dagang Surplus, Mendag Optimistis Sektor Perdagangan Lekas Pulih
Rabu, 19 Agustus 2020 - 13:13 WIB
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto (tengah). Foto/SINDOnews
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto mengajak para pengusaha untuk menciptakan berbagai inovasi dan terobosan agar produk yang dipasarkan dapat diterima dan mampu bersaing di pasar global. Inovasi menjadi penting agar ekspor mampu ditingkatkan di tengah pandemi Covid-19.
Ia mengapresiasi langkah usaha-usaha untuk memajukan ekspor produk. Apalagi Covid-19 membuat banyak perusahaan mengubah strategi produk ekspor ataupun strategi fokus pasar mereka. "Ada pengusaha yang memanfaatkan penelitian dan pengembangan untuk menguatkan daya saing produk mereka, saya sangat mengapresiasi," kata dia di Jakarta, Rabu (19/8/2020).
Baca Juga: Mendag Optimis RI Terhindar dari Jurang Resesi, Asalkan...
Dia mengungkapkan, adaptasi dunia usaha di masa pandemi dapat dilakukan lewat inovasi dan diversifikasi produk ekspor. Salah satunya adalah memenuhi kebutuhan global produk-produk seperti masker dan alat pelindung diri (APD) yang sesuai dengan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO).
Ia juga menyatakan, pemerintah mendukung peluang ekspor komoditas Indonesia, termasuk tekstil dan produk tekstil (TPT) lewat sejumlah kebijakan. Sekadar mencontohkan, Kemendag melansir kebijakan relaksasi percepatan ekspor melalui Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 57 Tahun 2020 tentang Ketentuan Ekspor Bahan Baku Masker, Masker, dan Alat Pelindung Diri.
"Kebijakan ini dibuat untuk mendorong ekspor APD buatan Indonesia yang berkualitas dunia, sehingga berkontribusi terhadap pasar APD global. Dengan catatan, kebutuhan dalam negeri telah tercukupi," tuturnya.
Baca Juga: Mendag Minta Para Pelaku Usaha Gerak Cepat Genjot Ekspor ke Pasar Global
Ia mengapresiasi langkah usaha-usaha untuk memajukan ekspor produk. Apalagi Covid-19 membuat banyak perusahaan mengubah strategi produk ekspor ataupun strategi fokus pasar mereka. "Ada pengusaha yang memanfaatkan penelitian dan pengembangan untuk menguatkan daya saing produk mereka, saya sangat mengapresiasi," kata dia di Jakarta, Rabu (19/8/2020).
Baca Juga: Mendag Optimis RI Terhindar dari Jurang Resesi, Asalkan...
Dia mengungkapkan, adaptasi dunia usaha di masa pandemi dapat dilakukan lewat inovasi dan diversifikasi produk ekspor. Salah satunya adalah memenuhi kebutuhan global produk-produk seperti masker dan alat pelindung diri (APD) yang sesuai dengan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO).
Ia juga menyatakan, pemerintah mendukung peluang ekspor komoditas Indonesia, termasuk tekstil dan produk tekstil (TPT) lewat sejumlah kebijakan. Sekadar mencontohkan, Kemendag melansir kebijakan relaksasi percepatan ekspor melalui Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 57 Tahun 2020 tentang Ketentuan Ekspor Bahan Baku Masker, Masker, dan Alat Pelindung Diri.
"Kebijakan ini dibuat untuk mendorong ekspor APD buatan Indonesia yang berkualitas dunia, sehingga berkontribusi terhadap pasar APD global. Dengan catatan, kebutuhan dalam negeri telah tercukupi," tuturnya.
Baca Juga: Mendag Minta Para Pelaku Usaha Gerak Cepat Genjot Ekspor ke Pasar Global
Lihat Juga :