Sanksi Barat Mandul, PDB Rusia Tumbuh 5,4% di Kuartal I-2024

Minggu, 19 Mei 2024 - 20:20 WIB
Data positif ini mengemuka di tengah terpaan bertubi-tubi sanksi Barat yang diberlakukan sejak dimulainya operasi militer Rusia di Ukraina pada Februari 2022. Sanksi tersebut berkisar dari memasukkan sebagian besar bank Rusia ke dalam daftar hitam dan memotong sistem pesan antarbank SWIFT, hingga membekukan cadangan devisa Rusia senilai USD300 miliar.

Baca Juga: Putin: Kerja Sama Rusia-China Salah Satu Faktor Penstabil Utama Internasional

Akibatnya, PDB Rusia mengalami penurunan pada tahun 2022, terkontraksi 1,2%. Namun data tahun 2023 menunjukkan perekonomian negara itu pulih dan mencatatkan pertumbuhan sebesar 3,6%. Banyak analis yang mengaitkan kinerja ini dengan poros perdagangan Rusia ke Timur, dan kebijakan ekonomi yang diterapkan untuk mengimbangi dampak pembatasan.

Pada bulan April, Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan ekonomi Rusia akan tumbuh lebih cepat dibandingkan semua negara maju pada tahun 2024. PDB diperkirakan akan meningkat sebesar 3,2%, melebihi tingkat pertumbuhan yang diharapkan di AS (2,7%), Inggris (0,5%), Jerman (0,2%) dan Perancis (0,7%).

Menteri Keuangan Rusia Anton Siluanov sebelumnya memperkirakan pertumbuhan PDB pada tahun 2024 akan sama dengan tahun lalu, sementara Bank Rusia lebih berhati-hati dalam prediksinya, memperkirakan pertumbuhan sebesar 2,5-3,5%.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!