Mendorong Peningkatan Literasi Aset Kripto di Lingkungan Universitas

Rabu, 22 Mei 2024 - 12:51 WIB
“Edukasi yang dikemas dengan kreatif ini diharapkan efektif mengingat 23,7 persen jumlah pelanggan aset crypto di Indonesia dari kalangan mahasiswa berdasarkan data tahun 2023. Mahasiswa sebagai generasi penerus juga harus melek dengan perkembangan informasi karena penguatan ekonomi tidak lari dari perkembangan teknologi termasuk aset crypto,” ujar Olvy Andrianita yang hadir sebagai keynote speech.

Baca Juga: Platform Pertukaran Aset Kripto Jadi Pintu Gerbang Pengembangan Ekonomi Digital

Dalam kegiatan Pintu Talks di UNAIR, turut hadir Koordinator Program Studi Diploma 3 Akuntansi, Fakultas Vokasi Universitas Airlangga Yanuar Nugroho yang memberikan pemaparan mengenai cryptocurrency dalam perspektif akuntansi,

“Analisis akuntansi terkait aset crypto menjadi mata kuliah yang penting bagi mahasiswa karena crypto merupakan salah satu bagian dari ilmu ekonomi saat ini. Literasi kepada mahasiswa menjadi wadah edukasi yang efektif dalam memberikan pemahaman terkait regulasi, ekosistem, potensi serta hal-hal lain terkait. Kegiatan ini harapannya akan muncul pelaku industri crypto dari generasi muda Indonesia yang tentunya telah matang dan siap terjun di industri ini,”

General Counsel PINTU Malikulkusno Utomo (Dimas) mengungkapkan, edukasi dan literasi menjadi komitmen utama bersama dengan Bappebti yang selalu mendukung berbagai program yang dimiliki. Rangkaian kegiatan di Surabaya tepatnya di UNAIR menjadi bagian perjalanan edukasi yang disambut antusias oleh mahasiswa yang ingin mengetahui lebih dalam tentang perkembangan industri aset crypto.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!