Aset Rp4.867 Triliun Direbut Barat, Rusia Punya Segudang Cara Buat Membalas

Kamis, 20 Juni 2024 - 15:32 WIB
Sementara itu dalam beberapa kesempatan, Rusia menekankan, kebijakan tersebut sebagai langkah ilegal dan bakal menjadi senjata makan tuan buat Barat dan bisa merusak kepercayaan pada sistem keuangan global.

"Negara kami memiliki sejumlah besar dana dan properti Barat yang berada di bawah yurisdiksi Rusia; semua ini mungkin tunduk pada kebijakan Rusia dan tindakan pembalasan," kata Zakharova kepada wartawan.

"Tentu saja, tidak ada yang akan mengungkapkan tindakan pembalasan ini kepada Anda. Tetapi gudang penanggulangan politik dan ekonomi sangat luas," sambungnya.

Para ekonom, pengacara, dan pakar mengatakan ,salah satu tindakan Rusia yang paling mungkin dilakukan adalah menyita aset keuangan dan sekuritas investor asing yang saat ini disimpan di rekening "tipe-C" khusus, yang aksesnya telah diblokir sejak awal perang kecuali Moskow mengabaikannya.

Sanksi Barat seperti diketahui telah membekukan sekitar USD300 miliar atau setara Rp4.867 triliun (Kurs Rp16.224 per USD) dana kedaulatan Rusia sejak pecahnya konflik Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!