Sponsor China Bertaburan Cari Perhatian di Euro 2024, Ada Alibaba hingga BYD

Jum'at, 21 Juni 2024 - 15:43 WIB
Salah satu contohnya adalah aplikasi belanja PDD Holdings, Temu yang menghabiskan puluhan juta dolar untuk kampanye pemasaran selama Super Bowl tahun lalu, hingga kejuaraan tahunan Liga Sepak Bola Nasional AS. Dampaknya mereka menghasilkan lonjakan pencarian web untuk brand-nya.

"Mereka fokus pada ekspansi internasional di masa depan, menggunakan fondasi dan kekuatan modal mereka di China untuk meningkatkan kehadiran dan pendapatan pasar luar negeri, khususnya di Eropa," kata Howard Yu, profesor di Institut Internasional untuk Pengembangan Manajemen seperti dilansir South China Morning Post.

"Apa yang baru dan menarik di sini adalah bahwa perusahaan-perusahaan China, untuk pertama kalinya, menganggap perlu melibatkan pasar Barat dan belajar melokalisasi, (mengubah) citra mereka dari menjadi perusahaan China dengan kehadiran internasional menjadi perusahaan yang akan diasosiasikan konsumen dengan relevansi lokal yang kuat," sambungnya.

Brand-brand China melakukan lebih dari sekadar beriklan di lapangan sepak bola. Contohnya layanan transaksi lintas batas Ant, Alipay+ yang telah meluncurkan hadiah tiket Euro 2024. Sedangkan AliExpress menandatangani kesepakatan iklan dengan bintang sepak bola David Beckham.

Hisense menyediakan dukungan teknis untuk sistem asisten wasit video yang digunakan dalam pertandingan, sementara BYD telah menggantikan raksasa mobil lokal Jerman Volkswagen sebagai pemasok kendaraan resmi acara tersebut.

Euro 2024 atau yang di Indonesia dikenal sebagai Piala Eropa diperkirakan akan menarik penonton global secara kumulatif lebih dari 5 miliar, menurut direktur pemasaran Uni Asosiasi Sepak Bola Eropa. Brand asal China bersanding dengan sponsor global lainnya dalam acara ini termasuk Adidas, Booking.com, Coca-Cola dan Qatar Airways.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!