Defisit APBN per Mei 2024 Capai Rp21,8 Triliun, Menkeu Sebut Pendapatan Negara Tertekan

Senin, 24 Juni 2024 - 13:51 WIB
Adapun secara rinci, pendapatan negara Rp1.123,5 triliun atau koreksi 7,1% (yoy). Sedangkan penerimaan pajak tercatat Rp896,5 triliun atau kontraksi 8,4% (yoy).

Baca Juga: Program Makan Siang Gratis Mulai Bergulir Tahun 2025, APBN Defisit 2,4-2,8%

Menurut Sri Mulyani, hal itu terutama disebabkan oleh perusahaan-perusahaan dengan harga komoditas atau perusahaan mining di Indonesia atau CPO mengalami koreksi dari sisi kinerja perusahaan untuk tahun 2023 yang dilaporkan pada bulan April lalu.

“Kita melihat koreksinya sekitar 8,4 persen dari sisi penerimaan pajak,” ujarnya.

Lebih lanjut, dari sisi Penerimaan Negara Bukan Pajak atau PNBP, Kemenkeu melaporkan juga mengalami penurunan 3,3%, lagi-lagi karena sumber daya alam yang merupakan penerimaan cukup besar dari PNBP. Kemudian untuk kepabeanan dan cukai mengalami kontraksi 7,8%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!