Terkendala Banyak Faktor, Standardisasi IPL Sulit Dilakukan

Sabtu, 22 Agustus 2020 - 10:35 WIB
Ia mencontohkan biaya listrik yang menjadi salah satu komponen dalam IPL. Untuk menghindari keluhan mengenai tagihan listrik, sebaiknya setiap unit dipasangi meteran dengan sistem token sehingga penghuni bisa mengontrol dan bertanggung jawab terhadap penggunaan listrik di unit masing-masing. “Tapi yang untuk penerangan fasilitas umum atau fasilitas bersama harus ditanggung secara bersama oleh seluruh penghuni,” ujar Arvin.

Seperti diketahui, praktik yang terjadi saat ini, dalam menyalurkan listrik, PLN menjual secara gelondongan kepada pengelola apartemen. Kemudian pengelola mendistribusikan dan menagih pembayaran listrik kepada penghuni atas penggunaan listrik yang mereka pakai.

Senior Associate Director Real Estate Management Services Colliers Andy Harsanto mengatakan, permasalahan IPL memang kerap muncul dalam tata kelola rusun atau apartemen, terutama yang berada di segmen kelas menengah dan menengah ke bawah. Namun menurut Andy besaran atau tarif IPL biasanya sudah ditentukan berdasarkan kesepakatan bersama, sehingga seharusnya tidak lagi menjadi perdebatan. Sebab besaran IPL yang tidak sesuai, akan membawa dampak terhadap perawatan gedung. (Sudarsono)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!