Ekonomi Rusia di Masa Perang Berbuah Dividen Rp183,9 Triliun ke 12 Miliarder

Jum'at, 12 Juli 2024 - 07:12 WIB
Namun Russia's Center for Macroeconomic Analysis and Short-Term Forecasting -sebuah lembaga think tank- memperingatkan, ekonomi Rusia berpeluang jatuh ke dalam krisis pada paruh kedua tahun ini saat bank Rusia menaikkan suku bunga.

Dilaporkan media Rusia, Kommersant menerangkan, kepala bank sentral Rusia, Elvira Nabiullina memberikan sinyal adanya kenaikan suku bunga ke depannya ketika inflasi melonjak tinggi dari perkiraan.

Suku bunga utama Rusia berada di posisi 16% sebagai upaya meredam kenaikan harga, tetapi inflasi mencapai level 8,3% pada bulan Mei – jauh di atas target resmi 4%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!