Mendorong Pemasaran Pertanian yang Edukatif dan Inklusif bagi Petani
Kamis, 18 Juli 2024 - 13:34 WIB
Meningkatkan pemahaman tentang peluang dan tantangan dalam edukasi konsumen dan model bisnis inklusif dalam bisnis perlindungan tanaman. Foto/Dok
JAKARTA - CropLife Indonesia, asosiasi industri benih dan perlindungan tanaman , dan PRISMA, program kemitraan antara Pemerintah Indonesia (Kementerian PPN/Bappenas) dan Pemerintah Australia (Departemen Luar Negeri dan Perdagangan/DFAT) untuk pertumbuhan pasar pertanian nasional, berkolaborasi menyelenggarakan seminar dan talkshow bertajuk Navigating Business Growth: Customer Education and Women's Sales Excellence di Jakarta, (17/7).
Baca Juga: Penegakan Hukum Peredaran Produk Pertanian Ilegal Jadi Perhatian CropLife
Acara yang dihadiri produsen produk perlindungan tanaman (perusahaan agrokimia), komisi pestisida, asosiasi pertanian, pengamat dan pakar pemasaran ini diisi dengan presentasi hasil riset dan talkshow.
Acara ini diharapkan menjadi wadah berbagi pengetahuan hasil riset praktis maupun pengalaman antar pemangku kepentingan sektor swasta dan meningkatkan pemahaman tentang peluang dan tantangan dalam edukasi konsumen dan model bisnis inklusif dalam bisnis perlindungan tanaman.
Baca Juga: Pertanian Cerdas Iklim, Petani Lombok Tengah Bikin Pestisida dan Pupuk Nabati
Baca Juga: Penegakan Hukum Peredaran Produk Pertanian Ilegal Jadi Perhatian CropLife
Acara yang dihadiri produsen produk perlindungan tanaman (perusahaan agrokimia), komisi pestisida, asosiasi pertanian, pengamat dan pakar pemasaran ini diisi dengan presentasi hasil riset dan talkshow.
Acara ini diharapkan menjadi wadah berbagi pengetahuan hasil riset praktis maupun pengalaman antar pemangku kepentingan sektor swasta dan meningkatkan pemahaman tentang peluang dan tantangan dalam edukasi konsumen dan model bisnis inklusif dalam bisnis perlindungan tanaman.
Baca Juga: Pertanian Cerdas Iklim, Petani Lombok Tengah Bikin Pestisida dan Pupuk Nabati
Lihat Juga :