Pertanian Cerdas Iklim, Petani Lombok Tengah Bikin Pestisida dan Pupuk Nabati

Sabtu, 10 Oktober 2020 - 12:26 WIB
loading...
Pertanian Cerdas Iklim,...
Para petani di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai mempraktikkan ilmu pertanian cerdas iklim yang didapat dari Training of Farmers (ToF) proyek SIMURP. Foto/Dok
A A A
NUSA TENGGARA BARAT - Para petani di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai mempraktikkan ilmu yang didapat dari Training of Farmers (ToF) proyek SIMURP. Kegiatan ToF melibatkan petani dari 6 kecamatan, yaitu Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Praya, Kecamatan Jonggat, Kecamatan Praya Barat, Kecamatan Praya Timur, Kecamatan Praya Tengah, dan Kecamatan Paraya Barat Daya.

Kegiatan yang menggunakan fasilitas World Bank (WB) dan Asian Investasi Infrastrucutre Bank (AIIB) ini adalah tindak lanjut dari Training of Trainer (TOT) Climate Smart Agriculture (CSA) yang dilaksanakan di Balai Pelatihan Pertanian dan Perkebunan Provunsi NTB, akhir Juli lalu.

Kegiatan ToF yang dilaksanakan tanggal 25-27 Agustus untuk sesi I, dan tanggal 3 – 5 September untuk sesi II, masing-masing sesi diikuti oleh 3 BPP dengan jumlah peserta sebanyak 24 petani yang berasal dari kelompok tani sekitar Daerah Irigasi Jurang Sate Hilir dan Jurang Batu.

(Baca Juga: Mentan Sebut Food Estate Kalteng Pakai Teknologi Modern, Seperti Apa? )

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, dalam pandemi Covid-19 dan perubahan iklim, ketersediaan pangan menjadi sangat utama. Ini agar masyarakat Indonesia tidak kelaparan. "Bila pangan tercukupi, maka masyarakat Indonesia tidak bermasalah dengan pangan. Ini juga sekaligus untuk ketahanan nasional," katanya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Dedi Nusyamsi menjelaskan, penerapan pertanian cerdas iklim sangat penting.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Aksi Bersih dan Penghijauan...
Aksi Bersih dan Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Ekologi adalah Kesehatan:...
Ekologi adalah Kesehatan: Ketika Dua Visi Besar Emil Salim dan Farid Moeloek Menjadi Keharusan Zaman
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Kolaborasi Generasi...
Kolaborasi Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan Lingkungan
Rekomendasi
Davina Karamoy Penuhi...
Davina Karamoy Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Hanania Travel
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Berita Terkini
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Dukung Program 3 Juta...
Dukung Program 3 Juta Rumah, Infiniti Land dan UI Jalin Kolaborasi
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved