Pelabuhan Eilat Israel Bangkrut, Separuh Pekerjanya Dipecat

Senin, 22 Juli 2024 - 17:42 WIB
Sejumlah barang termasuk bahan mentah, barang setengah jadi, input produksi, mesin dan peralatan, minyak mentah dan bahan bakar, gandum, makanan, mobil, dan kebutuhan pasar lainnya. Alasannya akibat serangan beruntun yang dilancarkan oleh kelompok Houthi Yaman terhadap kapal-kapal Israel di Laut Merah dan Laut Arab, serta penargetan kapal-kapal dari negara-negara yang mendukung Pendudukan Israel dalam perang genosida yang dilancarkannya terhadap warga Gaza terutama kapal-kapal AS dan Inggris.

Baca Juga: Gelombang Kebangkrutan Hantam Inggris, 2.361 Perusahaan Lenyap dalam Sekejap

Menurut situs World Cargo, pelabuhan Eilat secara resmi dinyatakan bangkrut karena kurangnya aktivitas komersil.

Menurut data yang diberikan perusahaan, pelabuhan tersebut tidak mengalami aktivitas atau pendapatan selama delapan bulan terakhir dan serangan oleh pasukan Yaman di Laut Merah menyebabkan penurunan lalu lintas pelayaran sebesar 85 persen.

Penurunan tajam ini menyebabkan kerugian besar bagi pelabuhan, yang memaksa meminta bantuan keuangan dari Pemerintah Israel untuk menutupi biaya dan menghindari penutupan permanen.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!