Selain Minyak, BRICS Sumbang 72% Logam Tanah Jarang di Dunia

Selasa, 23 Juli 2024 - 17:46 WIB
Prospek kerjasama antara negara-negara BRICS di bidang studi, pengembangan dan penggunaan sumber daya mineral secara rasional, demikian bunyi sebuah laporan terbaru dari BRICS.

"Salah satu bidang kerja sama yang mungkin dilakukan di bidang ini adalah memperluas perdagangan timbal balik komoditas mineral dan logam dengan tujuan untuk memastikan kesinambungan pasokan dan stabilitas harga," ujar Evgeny Petrov, Kepala Badan Pengelolaan Sumber Daya Bawah Tanah Federal Rusia Rosnedra dikutip dari Watcher Guru, Selasa (23/7/2024).

Baca Juga: 2 Jet Tempur Rusia Cegat 2 Pesawat Pengebom Nuklir AS di Arktik

Dia menegaskan, "Analisis sederhana menunjukkan bahwa bergabungnya anggota-anggota baru ke dalam BRICS akan menyediakan 72% sumber daya logam tanah jarang di dunia."

Berdasarakn laporan tersebut, apabila BRICS menggunakan mata uang lokal untuk perdagangan mineral langka tersebut, dolar AS berpotensi menghadapi defisit. Semua komoditas di dunia berada di bawah BRICS, sehingga dapat mengubah nasib aliansi ini di tahun-tahun mendatang.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!