Aset Rusia Rp24 Triliun Direbut UE, Moskow Geram dan Siapkan Aksi Balasan

Kamis, 25 Juli 2024 - 07:36 WIB
Tidak berhenti sampai disitu, bakal menyusul pendapatan bunga sebesar 1 miliar euro di akhir tahun. "Dana ini tidak hanya dicuri secara terencana, mereka juga dihabiskan untuk pembelian senjata. Sulit untuk memikirkan sesuatu yang lebih buruk," kata Peskov.

Sementara itu Rusia telah berulang kali mengkritik dukungan Barat untuk Kiev sejak meluncurkan invasinya pada Februari 2022. Baca Juga: Melonggarkan Sanksi Barat Bakal Bikin Rusia Menderita, Kok Bisa?

Seperti diketahui Barat sudah membekukan hampir USD300 miliar aset milik Bank Sentral Rusia tak lama setelah eskalasi konflik Ukraina pada tahun 2022. Sebagian besar dana yang tidak dapat dimobilisasi disimpan di lembaga penyimpanan dan lembaga kliring terbesar di Uni Eropa, Euroclear.

Pada bulan Mei, Brussels menyetujui rencana untuk menggunakan bunga yang diperoleh dari aset yang dibekukan tadi, untuk mendukung pemulihan dan pertahanan militer Ukraina. Berdasarkan perjanjian tersebut, 90% hasilnya bakal masuk ke dana yang dikelola Uni Eropa untuk bantuan militer Ukraina, sedangkan 10% lainnya akan dialokasikan untuk mendukung Kiev dengan cara lain.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!