Aset Rusia Rp24 Triliun Direbut UE, Moskow Geram dan Siapkan Aksi Balasan

Kamis, 25 Juli 2024 - 07:36 WIB
loading...
Aset Rusia Rp24 Triliun...
Rusia mengancam bakal membalas tindakan Uni Eropa (UE), usai memanfaatkan bunga dari dana Rusia yang dibekukan untuk membiayai bantuan militer kepada Ukraina. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Rusia mengancam bakal membalas tindakan Uni Eropa (UE) , usai memanfaatkan bunga dari dana Rusia yang dibekukan untuk membiayai bantuan militer kepada Ukraina . Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyebut, apa yang dilakukan Uni Eropa sebagai tindakan 'pencurian'.

Lebih lanjut Ia menyebutkan, bahwa UE telah melanggar hukum internasional dan hak kepemilikan. Seperti diketahui UE bakal mengumpulkan USD1,5 miliar yang setara Rp24,1 triliun (Kurs Rp16.115 per USD) dari aset Bank Sentral Rusia yang dibekukan, untuk kemudian diberikan kepada Kiev sebagai bantuan militer.

Baca Juga: Rusia Balas Dendam ke Barat, Tarif Impor Barang-barang Konsumen Dikerek Naik

Angsuran pertama pembayaran akan dilakukan pada awal Agustus 2024, mendatang. Dana tersebut akan diberikan kepada negara-negara anggota Uni Eropa seperti Jerman dan Republik Ceko, yang kemudian akan menyediakan Ukraina dengan peralatan seperti sistem pertahanan udara dan peluru artileri.

Tidak berhenti sampai disitu, bakal menyusul pendapatan bunga sebesar 1 miliar euro di akhir tahun. "Dana ini tidak hanya dicuri secara terencana, mereka juga dihabiskan untuk pembelian senjata. Sulit untuk memikirkan sesuatu yang lebih buruk," kata Peskov.

Sementara itu Rusia telah berulang kali mengkritik dukungan Barat untuk Kiev sejak meluncurkan invasinya pada Februari 2022. Baca Juga: Melonggarkan Sanksi Barat Bakal Bikin Rusia Menderita, Kok Bisa?

Seperti diketahui Barat sudah membekukan hampir USD300 miliar aset milik Bank Sentral Rusia tak lama setelah eskalasi konflik Ukraina pada tahun 2022. Sebagian besar dana yang tidak dapat dimobilisasi disimpan di lembaga penyimpanan dan lembaga kliring terbesar di Uni Eropa, Euroclear.

Pada bulan Mei, Brussels menyetujui rencana untuk menggunakan bunga yang diperoleh dari aset yang dibekukan tadi, untuk mendukung pemulihan dan pertahanan militer Ukraina. Berdasarkan perjanjian tersebut, 90% hasilnya bakal masuk ke dana yang dikelola Uni Eropa untuk bantuan militer Ukraina, sedangkan 10% lainnya akan dialokasikan untuk mendukung Kiev dengan cara lain.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
AllianzGI Sebut Pasar...
AllianzGI Sebut Pasar Global Masih Resilien, Seleksi Aset Jadi Kunci di Tengah Ketidakpastian
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
BPDP Dukung Penguatan...
BPDP Dukung Penguatan Kemitraan Sawit Indonesia dengan Rusia
DPR Targetkan RUU Perampasan...
DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Dibahas dan Disahkan Tahun Ini
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Rekomendasi
Inggris Dihantam Isu...
Inggris Dihantam Isu Keributan di Kamar Ganti, Harry Kane Semprot Media
Industri Musik Meluncurkan...
Industri Musik Meluncurkan Label AI untuk Melindungi Orisinalitas
Mengapa Penalti Spanyol...
Mengapa Penalti Spanyol Tetap Sah Meski Lamine Yamal Diduga Handball?
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved