Dukung SDGs, Pupuk Kaltim Sabet Tiga Penghargaan Nusantara CSR Award 2024
Sabtu, 27 Juli 2024 - 22:56 WIB
Menurut dia, dengan menekankan pembinaan pada aspek pemberdayaan, perusahaan tidak hanya melakukan perbaikan sosial dari sisi kesejahteraan, tapi juga menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat dalam mewujudkan kemandirian. Seperti program PKT BISA di Desa Kepuh Rejo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, yang dikembangkan untuk mewujudkan ekonomi sirkular di sektor pertanian dengan menggiatkan pemanfaatan kompos.
Seiring waktu, lahan pertanian di Dusun Babadan yang sebelumnya kurang produktif mulai menunjukkan perubahan positif. Dengan luas lahan produktif mencapai 40 hektare, komoditas utama seperti kacang tanah, padi, dan jagung dapat digarap optimal.
"Seiring perubahan pola pertanian dan kondisi lahan, pengetahuan serta keterampilan warga mengenai sektor agrikultur juga semakin pesat," terang Sugeng.
Program ini kini telah berkembang menjadi kelompok besar bernama "Babadan Makmur," yang terdiri dari beberapa kelompok binaan seperti Koperasi Mandiri Lintas Generasi, Kelompok Pertanian Dusun Babadan, hingga Kelompok UMKM Ibu-Ibu Milenial.
"Program ini juga mendapatkan pengakuan internasional melalui penghargaan AREA 2024," lanjut Sugeng Suedi.
Seiring waktu, lahan pertanian di Dusun Babadan yang sebelumnya kurang produktif mulai menunjukkan perubahan positif. Dengan luas lahan produktif mencapai 40 hektare, komoditas utama seperti kacang tanah, padi, dan jagung dapat digarap optimal.
"Seiring perubahan pola pertanian dan kondisi lahan, pengetahuan serta keterampilan warga mengenai sektor agrikultur juga semakin pesat," terang Sugeng.
Program ini kini telah berkembang menjadi kelompok besar bernama "Babadan Makmur," yang terdiri dari beberapa kelompok binaan seperti Koperasi Mandiri Lintas Generasi, Kelompok Pertanian Dusun Babadan, hingga Kelompok UMKM Ibu-Ibu Milenial.
"Program ini juga mendapatkan pengakuan internasional melalui penghargaan AREA 2024," lanjut Sugeng Suedi.
Lihat Juga :