Eksplorasi Migas di Indonesia Timur, Pemerintah Gandeng 2 Perusahaan China

Minggu, 28 Juli 2024 - 12:35 WIB
Dari 5 fokus area eksplorasi Indonesia Timur, ada 2 area yaitu Area Buton dan Area Timor, yang terdapat partisipasi perusahaan migas China. Foto/Dok
JAKARTA - Kementerian ESDM mengungkapkan, kerja sama dengan perusahaan migas China makin intensif ditandai dengan kunjungan kerja Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ke China beberapa waktu lalu.Direktorat Jenderal Migas, SKK Migas, dan Pertamina Hulu Energi berkolaborasi mendorong teknologi serta berbagai upaya peningkatan cadangan dan produksi migas dari China untuk diterapkan di Indonesia.

"Dari 5 fokus area eksplorasi Indonesia Timur, ada 2 area yaitu Area Buton dan Area Timor, yang terdapat partisipasi perusahaan migas China yaitu Sinopec dan Petrochina. Dua area tersebut telah ditetapkan sebagai area joint study pada Juni 2024. Setelah nanti joint study selesai, selanjutnya penawaran langsung wilayah kerja migas (WK), penetapan pemenang WK dan eksplorasi migas," ungkap Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas, Ariana Soemanto di Batang Jawa Tengah, Jumat (26/7/2024).



Baca Juga: Amerika Geram dengan Polah Perusahaan-perusahaan China

Selain itu dari lelang 5 blok migas yang dibuka penawarannya pada perhelatan Indonesia Petroleum Association (IPA) 2024 bulan Mei 2024 lalu, terdapat juga partisipasi dari perusahaan China. "Nanti pada waktunya akan diumumkan. Joint study dan lelang blok migas ini merupakan bagian dari strategi untuk penemuan cadangan migas," tambah Ariana.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!