Bapanas Kampanye Stop Boros Pangan di Tengah Polemik Demmurage Beras Impor

Selasa, 30 Juli 2024 - 12:25 WIB
Badan Pangan Nasional (Bapanas) menggaungkan gerakan stop boros pangan di tengah skandal demmurage beras impor. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) menggaungkan gerakan stop boros pangan di tengah skandal demmurage beras impor Rp294,5 miliar yang menyeret Bulog. Kampanye itu merespons data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebut 30% total pangan terbuang.

"Solusinya masyarakat harus diberikan edukasi yang baik agar tidak berperilaku boros pangan," ujar Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Prof Akhmadi di Jakarta, Selasa (30/7/2024).



Dia meminta pemerintah dalam hal ini Bapanas dapat mengurangi impor beras dengan memberikan edukasi tentang pangan alternatif kepada masyarakat. Menurut Akhamadi, Bapanas bisa memperkenalkan produk pangan alternatif seperti olahan jagung hingga sagu.

"Harusnya secara masif lebih dikembangkan. Mindset ini harus dimulai dari para pengambil kebijakan di pemerintah," ungkap Ahmadi.

Baca Juga: DPR Desak Penegak Hukum Segera Usut Kasus Dugaan Demurrage Impor Beras Rp294 Miliar
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!