Sinyal Kejatuhan Sektor Minyak Arab Saudi Mulai Terlihat

Rabu, 31 Juli 2024 - 20:02 WIB

Proyeksi IMF

Di sisi lain pada awal bulan ini, Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan bahwa PDB riil Arab Saudi akan tumbuh sebesar 2,7% pada tahun 2024, turun dari proyeksi sebelumnya dari kenaikan 4%.

Ekonomi Saudi menyusut 0,9% YoY pada tahun 2023, terpukul oleh penurunan 9,2% dalam aktivitas minyak, meskipun sektor non-minyaknya tumbuh sebesar 4,6%.

Anggaran Saudi

Dalam Anggaran Arab Saudi 2024, pendapatan diproyeksikan mencapai USD312,5 miliar dan pengeluaran sebesar USD333,5 miliar, menyisakan defisit lebih dari USD21 miliar.

Rincian pembagian terhadap sektor apa saja, anggaran mengalokasikan jumlah tertinggi sebesar USD71,7 miliar untuk pengeluaran militer, diikuti oleh USD57,6 miliar untuk barang-barang umum, USD57 miliar pada pembangunan kesehatan dan sosial, dan USD52 miliar ke pendidikan.

Awal bulan ini, perusahaan raksasa minyak dunia yang dimiliki negara, Saudi Aramco mengumpulkan USD12,4 miliar dari penjualan saham sekundernya di Aramco. Hasil dari penawaran saham ditetapkan untuk membiayai upaya diversifikasi ekonomi negara Teluk sejalan dengan Visi 2030.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!