Laba Bersih Barito Pacific Tumbuh Double Digit di Semester I-2024
Kamis, 01 Agustus 2024 - 11:51 WIB
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melaporkan kinerja pada paruh pertama di 2024. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Kinerja keuangan PT Barito Pacific Tbk ( BRPT ) paruh pertama 2024 mencermikan progres berkelanjutan pada pertumbuhan secara organik maupun anorganik, meskipun selama enam bulan pertama masih dibayangi tantangan di industri petrokimia.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian untuk periode yang berakhir 30 Juni 2024 (unaudited), Perseroan berhasil membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD34 juta atau 13,3% dibandingkan dengan laba bersih di Semester I-2023 yang senilai USD30 juta.
Pertumbuhan laba bersih hingga double digit tersebut terutama dipengaruhi penurunan beban pokok pendapatan di Semester I-2024 sebesar 16,1% (year-on-year) menjadi USD914 juta. Kondisi ini sejalan dengan perolehan pendapatan BRPT di paruh pertama tahun ini yang menurun 15,6% (yoy) menjadi USD1,16 miliar.
"Hasil 6M24 kami mencerminkan kombinasi antara optimisme yang penuh kewaspadaaan dan tantangan berkelanjutan di sektor petrokimia global. Meskipun terjadi gejolak yang besar, kami terus menunjukkan ketahanan yang baik dan terus melanjutkan rencana ekspansi. Hal ini terlihat dari progres pertumbuhan organik dan serangkaian akuisisi untuk mendukung pertumbuhan ke depan," ujar Direktur Utama BRPT, Agus Salim Pangestu dalam pernyataannya, dikutip Kamis (1/8/2024).
Baca Juga: Laba Bersih Telkom Turun Jadi Rp11,76 Triliun, Ini Pemicunya
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian untuk periode yang berakhir 30 Juni 2024 (unaudited), Perseroan berhasil membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD34 juta atau 13,3% dibandingkan dengan laba bersih di Semester I-2023 yang senilai USD30 juta.
Pertumbuhan laba bersih hingga double digit tersebut terutama dipengaruhi penurunan beban pokok pendapatan di Semester I-2024 sebesar 16,1% (year-on-year) menjadi USD914 juta. Kondisi ini sejalan dengan perolehan pendapatan BRPT di paruh pertama tahun ini yang menurun 15,6% (yoy) menjadi USD1,16 miliar.
"Hasil 6M24 kami mencerminkan kombinasi antara optimisme yang penuh kewaspadaaan dan tantangan berkelanjutan di sektor petrokimia global. Meskipun terjadi gejolak yang besar, kami terus menunjukkan ketahanan yang baik dan terus melanjutkan rencana ekspansi. Hal ini terlihat dari progres pertumbuhan organik dan serangkaian akuisisi untuk mendukung pertumbuhan ke depan," ujar Direktur Utama BRPT, Agus Salim Pangestu dalam pernyataannya, dikutip Kamis (1/8/2024).
Baca Juga: Laba Bersih Telkom Turun Jadi Rp11,76 Triliun, Ini Pemicunya
Lihat Juga :