Tips MotionTrade: Kenali 3 Faktor Suspensi Saham
Jum'at, 02 Agustus 2024 - 17:22 WIB
Baca Juga: Tips MotionTrade: 3 Kriteria Saham yang Cocok untuk Strategi Scalping
Perlu diketahui bahwa suspensi saham merupakan intervensi yang dilakukan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk mendorong perdagangan efek terselenggara dengan teratur, wajar, dan efisien. Ada beragam hal yang bisa menyebabkan saham perusahaan terkena suspensi. MotionTrade telah merangkum 3 (tiga) faktor yang menyebabkan suatu saham disuspensi, antara lain:
UMA dimaksudkan untuk meredam pergerakan saham yang dianggap kurang menguntungkan investor dan memberi kesempatan kepada Perusahaan Tercatat untuk menjelaskan penyebab ketidakwajaran pergerakan saham tersebut. Namun, tidak selalu perusahaan yang terkena UMA akan berakhir dengan suspend. Status UMA bisa dicabut apabila pada perdagangan saham selanjutnya, harga saham kembali bergerak secara wajar.
Perlu diketahui bahwa suspensi saham merupakan intervensi yang dilakukan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk mendorong perdagangan efek terselenggara dengan teratur, wajar, dan efisien. Ada beragam hal yang bisa menyebabkan saham perusahaan terkena suspensi. MotionTrade telah merangkum 3 (tiga) faktor yang menyebabkan suatu saham disuspensi, antara lain:
1. Unusual Market Activity (UMA)
Sebelum sebuah saham disuspensi, BEI akan menetapkan status saham tersebut sebagai UMA terlebih dahulu. UMA merupakan aktivitas pergerakan ketika harga suatu efek bergerak tidak wajar pada kurun waktu tertentu sehingga berpotensi mengganggu terselenggaranya perdagangan efek.UMA dimaksudkan untuk meredam pergerakan saham yang dianggap kurang menguntungkan investor dan memberi kesempatan kepada Perusahaan Tercatat untuk menjelaskan penyebab ketidakwajaran pergerakan saham tersebut. Namun, tidak selalu perusahaan yang terkena UMA akan berakhir dengan suspend. Status UMA bisa dicabut apabila pada perdagangan saham selanjutnya, harga saham kembali bergerak secara wajar.
2. Sering Terkena Auto Reject
Jika suatu saham terus menerus mengalami auto rejection, ada indikasi masalah yang tidak wajar. Untuk menghindari terjadinya manipulasi dan fluktuasi atau naik-turunnya harga Efek yang berlebihan, proses transaksi di Bursa dilengkapi dengan auto rejection system.Lihat Juga :