Kontribusi UMKM ke PDB 60%, Pemanfaatan Teknologi Masih Minim
Minggu, 04 Agustus 2024 - 16:39 WIB
"Pasti akan dahsyat sekali. Jadi tentunya kami berharap ini hanya bagian kecil dari proses sinergi kebersamaan keberlanjutan antara Bank Indonesia dengan pemerintah, dengan pelaku bisnis, dengan perbankan, dengan semua masyarakat untuk kita bergerak bersama-sama untuk membawa Indonesia yang lebih maju dan yang tentunya berkeadilan," jelas Destry.
Baca Juga: Upaya Meningkatkan Kapasitas Digitalisasi Bisnis UMKM
Berdasarkan catatan Destry, acara FEKDI x KKI 2024 hingga Sabtu (3/8) sore tercatat telah dihadiri 17.261 pengunjung secara offline. Sementara omzet yang diterima oleh para UMKM selama 3 hari mencapai kurang lebih Rp100 miliar.
Jika dibandingkan tahun lalu, lanjut Destry, acara ini menghasilkan omzet untuk UMKM dalam 4 hari hanya Rp91 miliar. Artinya menurut dia masih ada potensi untuk Indonesia yang punya pertumbuhan ekonomi rata-rata 5% ini.
"Kita punya pertumbuhan ekonomi rata-rata 5 persen, dengan inflasinya terkendali, sehingga daya beli masyarakatnya juga masih sangat terjaga, ya apalagi kalau kita membeli produk UMKM," ungkap Destry.
Baca Juga: Upaya Meningkatkan Kapasitas Digitalisasi Bisnis UMKM
Berdasarkan catatan Destry, acara FEKDI x KKI 2024 hingga Sabtu (3/8) sore tercatat telah dihadiri 17.261 pengunjung secara offline. Sementara omzet yang diterima oleh para UMKM selama 3 hari mencapai kurang lebih Rp100 miliar.
Jika dibandingkan tahun lalu, lanjut Destry, acara ini menghasilkan omzet untuk UMKM dalam 4 hari hanya Rp91 miliar. Artinya menurut dia masih ada potensi untuk Indonesia yang punya pertumbuhan ekonomi rata-rata 5% ini.
"Kita punya pertumbuhan ekonomi rata-rata 5 persen, dengan inflasinya terkendali, sehingga daya beli masyarakatnya juga masih sangat terjaga, ya apalagi kalau kita membeli produk UMKM," ungkap Destry.
(akr)
Lihat Juga :