Bantuan UMKM Cair, Gunakan untuk Sektor Produktif
Selasa, 25 Agustus 2020 - 07:15 WIB
Presiden juga berpesan agar dalam menjalankan bisnisnya, para pelaku usaha harus menjalankan protokol kesehatan, yakni menggunakan masker, menjaga jarak dengan pembeli, mencuci tangan, dan menghindari kerumunan. “Saya juga titip dalam membuka usaha, tolong perhatikan betul yang namanya protokol kesehatan,” katanya. (Baca juga: Zulhas Sebut Gaya Kepemimpinan Amien Rais Ibarat Pesawat)
Realisasi PEN 25%
Di bagian lain, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, realisasi penggunaan dana program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari pagu Rp695,2 triliun sudah mencapai 25% atau setara dengan Rp174 triliun.
“Dibandingkan semester I yang kemarin sebesar Rp124,6 triliun, per Agustus sudah naik menjadi Rp173,98 triliun,” ujar Menko Perekonomian saat memberikan keterangan pers seusai rapat terbatas di Kantor Presiden, DKI Jakarta, kemarin.
Dia menambahkan, agar perekonomian masuk di dalam jalur positif maka anggaran harus terus didorong untuk penyerapan, baik itu program kementerian/lembaga (K/L) maupun PEN. (Baca juga: Biar Enggak Resesi, Sri Mulyani Kebut Belanja Pemerintah)
“Kepada kementerian, kemarin kami sudah menyampaikan bahwa anggaran yang tidak terserap dialihkan kepada program-program yang mendukung daripada produktivitas,” tambah Airlangga.
Lebih lanjut, politikus Partai Golkar itu telah melaporkan kepada Presiden bahwa Covid-19 di Indonesia ini suasananya lebih baik, karena kasus sembuh itu sudah mencapai 70%, lebih tinggi daripada global secara rata-rata yang 68,1%.
Realisasi PEN 25%
Di bagian lain, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, realisasi penggunaan dana program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari pagu Rp695,2 triliun sudah mencapai 25% atau setara dengan Rp174 triliun.
“Dibandingkan semester I yang kemarin sebesar Rp124,6 triliun, per Agustus sudah naik menjadi Rp173,98 triliun,” ujar Menko Perekonomian saat memberikan keterangan pers seusai rapat terbatas di Kantor Presiden, DKI Jakarta, kemarin.
Dia menambahkan, agar perekonomian masuk di dalam jalur positif maka anggaran harus terus didorong untuk penyerapan, baik itu program kementerian/lembaga (K/L) maupun PEN. (Baca juga: Biar Enggak Resesi, Sri Mulyani Kebut Belanja Pemerintah)
“Kepada kementerian, kemarin kami sudah menyampaikan bahwa anggaran yang tidak terserap dialihkan kepada program-program yang mendukung daripada produktivitas,” tambah Airlangga.
Lebih lanjut, politikus Partai Golkar itu telah melaporkan kepada Presiden bahwa Covid-19 di Indonesia ini suasananya lebih baik, karena kasus sembuh itu sudah mencapai 70%, lebih tinggi daripada global secara rata-rata yang 68,1%.
Lihat Juga :